ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ahli Polri Sebut Video Ahok di Kepulauan Seribu Bisa Dipertanggungjawabkan

Foto: www.aktual.com
0

JAKARTA—Dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama, Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Mabes Polri AKPB Muhammad Nuh Al-Azhar mengatakan, video pidato Ahok di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 dapat dipertanggungjawabkan keasliannya.

“Tidak ditemukan penambahan atau pembuangan frame. Artinya momen yang ada di sana benar adanya,” kata Nuh saat memberikan keterangan di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Dilansir Antara News, Nuh juga menyatakan, bahwa terdapat empat video Ahok yang dianalisis oleh tim Puslabfor Mabes Polri.

Pertama, dari Dinas Kominfo DKI Jakarta, kedua dari saksi pelapor Novel Chaidir Hasan, ketiga dari saksi pelapor Muhammad Burhanuddin, dan keempat juga dari saksi pelapor Habib Muchsin Alatas.

Lebih lanjut Nuh menjelaskan hasil analisis video itu kemudian dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) baik untuk Puslabfor Mabes Polri maupun penyidikan.

“Artinya hasil analisa itu tidak hanya secara ilmiah tetapi juga dengan pertanggungjawaban secara hukum,” ucap Nuh.

Ahok dikenakan dakwaan alternatif yakni Pasal 156a dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. []

loading...
loading...