• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 27 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Dinilai Politis dan Kontroversional, Inilah Pengakuan Shaqiri dan Xhaka atas Perayaan Gol Mereka

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Daily Mail

Foto: Daily Mail

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MOSKOW—Perayaan gol Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka mengundang kontroversi. Pemain timnas Swiss yang mencetak gol dalam pertandingan pada fase grup Piala Dunia 2018, melawan Serbia, Sabtu (23/6/2018), itu merayakan gol dengan menyilangkan kedua tangannya. Hal tersebut melambangkan burung elang yang merupakan simbol negara Albania.

Asosiasi Sepakbola Internasional FIFA rencananya akan menyelidiki dan membuka proses disipliner terhadap dua pemain berdarah Kosovo-Albania tersebut.

Perayaan Xhaka dan Shaqiri itu dianggap berbau politik karena mengingatkan pada sejarah kelam Serbia dan Albania.

BACA JUGA: Timnas Tunisia Baca Al-Fatihah sebelum Bertanding di Piala Dunia 2018

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Pada 1998, Serbia dan Kosovo (Albania) berperang. Perang tersebut membuat keluarga Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri yang merupakan warga Kosovo harus mencari perlindungan ke negara lain hingga akhirnya menetap di Swiss.

Seperti diketahui, Serbia menolak mengakui kemerdekaan Kosovo yang sebagian besar dihuni etnis Albania.

Menurut Shaqiri, perayaan itu sebagai bentuk reaksi emosialnya karena berhasil mencetak gol untuk Swiss.

“Saya rasa di sepak bola Anda selalu punya emosi. Anda bisa melihat apa yang saya lakukan dan saya rasa itu hanya perwujudan emosi,” kata Shaqiri.

Dia juga enggan membicarakan tentang kontroversi perayaan golnya itui.

“Saya sangat seneng mencetak gol ini. Tak lebih dari itu. Saya rasa kami tak tak harus membicarakan tentang hal ini sekarang,” kata Shaqiri.

Sedangkan Xhaka mengaku bahwa gol yang dicetaknya ke gawang Serbia itu memang istimewa. 2 gol yang dicetak Shaqiri dan Xhaka menghasilkan kemenangan bagi Swiss dengan skor 2-1 atas Serbia.

“Bagi saya ini adalah hari yang sangat istimewa,” kata Xhaka.

Terkait poerayaan golnya yang dinilai kontoversial karena dianggap berbau politik, Xhaxa menegaskan bahwa ia tidak menunjukkan hal itu untuk lawannya (Serbia).

“Ini adalah kemenangan bagi saya, Swiss, Albania, Kosovo. Isyarat itu ditujukkan bagi semua yang mendukung saya; itu tidak ditujukkan pada lawan kita,” tegas Xhaxa.

Pelatih Swiss, Vladimir Petkovic, juga menjelaskan tentang perayaan gol yang kontroversial itu.

“Saya hanya mengulang apa yang saya katakan kemarin. Anda jangan pernah mencampuradukkan politik dan sepak bola,” kata Petkovic.

Petkovic juga menambahkan bahwa sepakbola merupakan olah raga yang mempersatukan orang, sehingga harus dijauhkan dari politik.

“Jelas ada emosi dan itulah yang terjadi. Saya rasa kita semua perlu menjauhkan politik dari sepak bola. Kami harus fokus pada olahraga ini sebagai permainan indah dan kadangkala membuat orang-orang bersatu.”

BACA JUGA: Muslim dan Piala Dunia: 10 Fakta yang Mungkin Perlu Anda Ketahui

Sementara itu, pelatih Serbia, Mladen Krstajic, tak mau berkomentar banyak tentang selebrasi tersebut.

“Saya tak punya komentar apapun. Saya tak mengurusi hal seperti itu. Saya orang olahraga dan itulah yang akan saya pertahankan. Saya tak punya komentar,” kata Krstajic. []

SUMBER: MIRROR | GIVE ME SPORT

Tags: AlbaniaFIFAkosovoPiala DuniarusiaSherdan ShaqiriswissXhaka
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Tata Cara Shalat Jamak dan Qasar

Next Post

Khusus untuk Pemain Muslim, FIFA Hapus Logo Produk Minuman Alkohol Sponsor Piala Dunia di Trofi MOTM

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.