• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Nabi Idris Meninggal di Antara Sayap Malaikat

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Kisah Nabi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Abu Bakar, Fakta Nabi Idris

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PADA suatu hari, Idris pergi untuk suatu keperluan. Lantas, dia diterpa terik matahari. Dia pun berdoa, “Wahai Tuhanku, aku berjalan hanya satu hari, lantas bagaimana bisa ada malaikat yang tahan mengembannya selama 500 tahun dalam satu hari? Ya Allah, ringankanlah bebannya dan kurangilah baginya —maksudnya, bagi malaikat yang bertugas mengemban matahari— sebagian panasnya.”‘

Keesokan paginya, malaikat itu mendapati matahari ringan dan teduh, tidak seperti yang dia rasakan sebelumnya.

Ia pun bertanya, “Wahai Tuhanku, Engkau menciptakanku untuk mengemban matahari, apa yang telah Kautetapkan padanya?”

BACA JUGA: Tatkala Hasan dan Husain Tidur di Bawah Naungan Sayap Malaikat

ArtikelTerkait

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

Kesabaran Nabi Ayyub

Kisah Qabil dan Habil

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

Allah Swt. menjawab, “Ketahuilah bahwa hamba-Ku Idris memohon kepada-Ku agar Aku meringankan beratnya dan panasnya darimu, lantas Kukabulkan.”

Malaikat itu pun berdoa, “Ya Allah, himpunlah aku dan Idris serta jadikanlah antara aku dan Idris suatu persahabatan Idris serta jadikanlah antara aku dan Idris suatu persahabatan karib.”

Maka, Allah mengizinkannya hingga ia datang menemui Idris.

Kala itu, Idris a.s. meminta kepadanya, “Aku diberi tahu bahwa engkau adalah malaikat yang paling mulia dan paling berpengaruh bagi Malaikat Maut. Maka, bantulah aku menemuinya agar ia menunda ajalku, agar aku bisa menambah syukur dan ibadah.”

Malaikat itu menukas, “Allah tidak menunda nyawa jiwa ketika ajalnya tiba.”

Idris berkata, “Aku tahu itu. Namun, hal itu lebih memuaskan bagiku.”

Malaikat itu berkata, “Baiklah.”

Kemudian, malaikat itu membawa Idris di atas sayapnya naik ke langit, dan menaruhnya di tempat terbitnya matahari.

Lalu, ia (pergi dan) berkata kepada Malaikat Maut, “Aku punya teman seorang anak manusia, dia meminta bantuanku menemuimu agar engkau menunda ajalnya.”

Malaikat Maut menukas, “Itu bukan wewenangku. Namun, jika engkau mau, aku bisa memberitahunya kapan dia mati.”

Malaikat itu menjawab, “Baiklah.”

Lalu, Malaikat Maut melihat catatannya dan berkata, “Engkau bertanya kepadaku tentang seorang manusia yang tidak kulihat mati selamanya.”

Malaikat itu menukas, “Mana mungkin?”

Malaikat Maut menjawab, “Dia tidak kudapati mati, kecuali di tempat terbitnya matahari.”

Malaikat itu berkata, “Justru aku datang menemuimu sementara dia kutinggalkan di sana.”

Malaikat Maut berkata, “Pergilah, karena aku tidak melihatmu mendapatinya, kecuali dia telah mati. Sebab, demi Allah, tidak tersisa sedikit pun dari ajal Idris.”

Maka, malaikat itu kembali, dan ia mendapatinya sudah tidak bernyawa.

Ibnu Abbas r.a. juga berkata bahwa ada satu malaikat meminta izin kepada Tuhannya untuk turun menemui Idris. Maka, malaikat itu datang menemuinya dan mengucapkan salam padanya.

Idris pun bertanya, “Apakah antara dirimu dan Malaikat Maut ada suatu hubungan?”

Malaikat itu menjawab, “Dia adalah saudaraku sesama malaikat.”

Idris bertanya, “Bisakah engkau memberiku suatu manfaat dari sisinya?”

BACA JUGA: Tatkala Malaikat Penjaga Gunung Mendatangi Rasulullah ﷺ

Malaikat itu menjawab, “Kalau untuk memberimu manfaat seperti itu ia tidak bakal bisa, tetapi aku akan berbicara dengannya agar ia lembut kepadamu saat kematian.”

Malaikat itu lalu berkata, “Naiklah di antara kedua sayapku!”

Idris pun naik. Maka, ia membawanya naik ke langit tertinggi. Ia pun bersua dengan Malaikat Maut, sementara Idris ada di antara kedua sayapnya.

Malaikat itu berkata, “Aku ada keperluan denganmu.”

Malaikat Maut menukas, “Aku sudah mengetahui keperluanmu. Engkau berbicara denganku ihwal Idris, sementara namanya sudah dihapus, dan ajalnya tinggal separuh kedipan.”

Idris pun meninggal dunia di antara kedua sayap malaikat itu.

Wallahua’lam bishawab []

Sumber: Dialog Malaikat Maut dengan Para Nabi a.s./Karya: Dr. Mustofa Murod/Penerbit: Noura books/2014

Tags: Malaikatnabi idris
ADVERTISEMENT
Previous Post

Setiap Orang adalah Unik, Rasulullah SAW Sudah Tahu Itu

Next Post

Kiat Menghindari Penyakit Hasad, Apa Saja?

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Nabi Musa, Umar bin Khattab, Ujian, Nabi Yusuf, Nabi Ibrahim, Fakta Nabi Isa, Nabi, Nabi Adam

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

16 Mei 2025
Nabi Ayyub

Kesabaran Nabi Ayyub

16 Mei 2025
qabil dan habil

Kisah Qabil dan Habil

20 Februari 2025
Surat Al-Kafirun, Malam Lailatul Qadar, Nabi Ibrahim, Raja Namrud, Mimpi Nabi Yusuf

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

19 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.