• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Inilah Sumber Hoaks ‘Kiamat 21 Juni 2020’ yang Bikin Heboh

by Yudi
6 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ummu aiman

Ilustrasi Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JAKARTA–Dunia maya dihebohkan dengan isu kiamat yang terjadi hari ini tanggal 21 Juni 2020. Tentu saja isu itu hanya hoaks atau berita bohong. Awalnya, isu kiamat yang akan terjadi pada hari Ahad (21/6/2020) ini sudah beredar sejak sepekan sebelumnya.

Media massa dari Inggris, The Sun, memberitakan isu tersebut pada tanggal 13 Juni, dengan tajuk ‘Kalender Maya salah dan dunia akan berakhir pada ‘pekan depan’, teori konspirasi memperingatkan’.

The New York Post pada 13 Juni memberitakan teori konspirasi itu dengan judul ‘Ilmuwan berkata kalender Maya memprediksi akhir dunia pada pekan ini’. The New York Post mengutip dari The Sun.

BACA JUGA: Heboh Tafsir Kalender Suku Maya Kiamat Hari Ini, Ini Tanggapan MUI

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Setelah ditelusur dari pencarian Google, isu ini juga banyak diberitakan oleh situs-situs asal India. Misalnya yang terbaru, ada situs Zeenews menerbitkan berita pada hari ini, judulnya ‘Kalender Maya memprediksi akhir dunia hari ini, klaim teoritikus konspirasi’.

Dilansir Forbes, isu kiamat 21 Juni ini dikabarkan oleh The Sun berdasarkan cuitan ilmuwan muda peraih beasiswa Fullbright, namanya Paolo Tagaloguin. Sayang sekali, cuitan Paolo Tagaloguin sudah dihapus. Bukan hanya cuitan Tagaloguin saja yang dihapus, namun juga seluruh akun Twitter, LinkedIn, dan Instagram-nya juga sudah dihapus.

Sementara itu, ternyata berita The Sun berjudul ‘Kalender Maya salah dan dunia akan berakhir pada ‘pekan depan” sudah tidak bisa diakses lagi. 

Soal sosok Paul Tagaloguin, nama ini ada di situs Fulbright Filipina dengan nama Paolo M Tagaloguin, menjalani studi Master di bidang bioteknologi. Dia berasal dari Universitas Negeri Mindanao, Kota General Santos.

Kini, 21 Juni sudah tiba, kiamat yang diperbincangkan itu tidak terjadi.

Sebenarnya, orang-orang Suku Maya tidak pernah memprediksi akhir zaman melainkan hanya waktu berakhirnya kalender mereka karena siklusnya telah habis. Eric Mack dari Forbes menuliskan, ini sama seperti orang tua kita yang membuang kalender lama tiap Desember. Ini bukan pertanda apapun kecuali hanya pertanda dimulainya tahun baru.

Paolo Tagaloguin dalam cuitan yang telah dihapus berpendapat, selama ini orang telah salah tafsir terhadap kalender Suku Maya. Semula, orang menafsirkan kiamat versi kalender Maya jatuh pada 12 Desember 2012. Padahal, di kalender Gregorian yang umum dipakai sekarang, ada 11 hari yang berkurang tiap tahunnya.

BACA JUGA: LIPI Ungkap Kiamat sudah Dekat buat Serangga

Kalender Gregorian dipakai sejak 1752 hingga sekarang, alias sudah 268 tahun yang lalu. Maka 11 hari yang hilang dikalikan 268 tahun berarti 2.948 hari alias 8 tahun. Bila otak-atik ini dipakai, maka kiamat bukan terjadi pada 21 Desember 2012, namun 21 Juni 2020.

Dilansir SyFy, Astronomer bernama Phil Plait menjelaskan bahwa 21 Desember 2012 itu sebenarnya sudah merupakan hitung-hitungan hasil konversi kalender Maya, jadi tidak perlu dihitung ulang lagi dengan membandingkannya dengan kalender Julian.

“Tak ada alasan bahkan untuk membawa-bawa kalender Julian. Ini tidak masuk akal,” kata Phil Plait. []

SUMBER: DETIK

 

Tags: HoakshoakxKiamat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gara-gara Curhat di Medsos, Kepala Puskesmas di NTT Dicopot dari Jabatannya

Next Post

Gerhana Matahari Cincin dapat Dilihat di 31 Provinsi Ini

Yudi

Yudi

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.