• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Dijaga Polisi, Muslim India Shalat Jumat di Reruntuhan Masjid yang Dirusak Massa

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
dosen di India larangan jilbab,

Ilustrasi. Foto: France 24

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

INDIA–Muslim India di New Delhi melaksanakan sholat Jumat di bawah penjagaan polisi anti huru hara. Penjagaan ini berlangsung setelah terjadi kerusuhan yang menewaskan 42 orang dalam sepekan terakhir.  

Sejumlah masjid di timur laut ibu kota India mengadakan khotbah shalat Jumat pertama sejak gerombolan bersenjatakan meratakan bagian distrik itu pada Senin (24/2/2020) lalu.

“Jika mereka membakar masjid kami, kami akan membangun kembali dan berdoa,” kata Mohammad Sulaiman, salah satu dari sekitar 180 jamaah pria yang shalat di atap masjid yang dibakar dalam kerusuhan.

BACA JUGA: Muslim di India Shalat Jumat di Atap Masjid yang Terbakar dalam Kerusuhan Besar

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

“Ini hak agama kami dan tidak ada yang bisa menghentikan kami dari mempraktikkan agama kami,” tegas dia.

Lusinan sukarelawan berdiri di luar masjid utama di lingkungan Mustafabad, tempat beberapa kekerasan terburuk terjadi, mendesak para jamaah untuk segera bubar setelah salat.

“Ini adalah waktu pengujian. Kita harus bersabar,” kata imam ketua setelah memanggil jemaahnya untuk tetap tenang.

Banyak orang di lingkungan itu ketakutan setelah polisi melarang jamaah satu dari beberapa masjid yang dibakar oleh perusuh Hindu pada hari Senin (24/2/2020).

Di dekatnya, sekelompok warga di daerah Shiv Vihar yang didominasi Hindu memblokir jalan menuju salah satu masjid setempat dengan kerangka sepeda motor yang terbakar, yang mereka katakan dibakar oleh umat Islam.

“Tidak seorang pun akan diizinkan masuk sampai para perusuh ditangkap,” teriak mereka pada kerumunan Muslim yang ingin masuk.

“Kami tidak ingin kekerasan,” kata Saleem Mirza, ketika polisi mengatakan kepada Muslim untuk membubarkan diri guna menghindari masalah baru.

“Kami ingin hidup dalam damai, bekerja untuk anak-anak kami dan hidup normal. Kami berdoa untuk perdamaian bagi semua orang hari ini,” lanjut dia.

Ketegangan antara garis keras Hindu dan Muslim yang memprotes kebijakan pertama pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah terjadi selama berbulan-bulan hingga kerusuhan meledak pada Ahad (23/2/2020) malam, pada malam kunjungan kenegaraan pertama Presiden Amerika Donald Trump ke India.

Lima hari setelah kerusuhan dimulai, rumah sakit masih berusaha mengidentifikasi para korban ketika jumlahnya terus meningkat. Warga daerah yang terkena dampak kerusuhan juga masih mencari kerabat yang hilang.

BACA JUGA: Bentrokan di India, 2 Masjid Dibakar dan 23 Orang Tewas

Polisi mengatakan mereka telah menahan lebih dari 600 orang atas kerusuhan itu dan tetap mempertahankan kehadirannya di Delhi timur laut.

Kerusuhan terjadi setelah bentrok antara pendukung PM Modi dengan demonstran yang memprotes undang-undang kewarganegaraan kontroversial yang mendisriminasi muslim. Undang-undang kewarganegaraan baru India telah memicu berbulan-bulan demonstrasi antara demonstran anti-pemerintah dan polisi. Setidaknya 30 orang tewas dalam kekerasan protes tahun lalu, terutama di negara bagian utara Uttar Pradesh.

Banyak dari minoritas Muslim yang berkekuatan 200 juta di negara itu takut akan hukum – dan daftar warga yang diperdebatkan – akan membuat mereka kehilangan kewarganegaraan.

Modi telah berusaha untuk menghilangkan ketakutan tetapi dalam beberapa minggu terakhir politisi dari partai sayap kanan perdana menteri menyebut demonstran “anti-nasional” dan “pengkhianat”. []

SUMBER: ISLAMTICS

Tags: indiaMuslim
ADVERTISEMENT
Previous Post

Usai Tahu Fakta Sebenarnya, Polisi Ini Bayarin Sekotak Susu yang Dicuri Penjual Es Gepeng

Next Post

PM Pakistan: Agenda PM India terhadap Muslim Mirip dengan Nazi Jerman terhadap Yahudi

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.