• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 8 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Umar Menyatukan Shalat yang Berpencar

by Yudi
7 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 1 min read
A A
0
sahabat kulit hitam

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SUATU hari, Umar bin al-Khattab pernah keluar di malam bulan Ramadhan, ia memasuki masjid dan melihat orang-orang shalat tarawih berpencar-pencar. Ada yang shalat sendiri, ada juga shalat yang diikuti oleh beberapa orang.

Melihat itu, Umar berkata, “Aku berpendapat, jika aku mengumpulkan mereka dengan satu qari (imam), maka itu akan lebih baik.”

BACA JUGA: Istana Surga Umar bin al-Khattab

Umar pun menugaskan Ubay bin Ka’ab untuk memimpin shalat tarawih.

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Abdurrahman bin Abdin al-Qari berkata, “Pada malam berikutnya, aku keluar bersama Umar sementara orang-orang sedang shalat diimami oleh Ubay bin Ka’ab.” Umar pun berkata, “Sebaik-baik hal baru adalah ini. Orang yang shalat di akhir malam lebih utama dari orang yang shalat di awalnya.”

BACA JUGA: Keinginan Umar yang Diwujudkan Allah

Tentunya yang dikatakan Umar bin Khattab bukan semata-mata tanpa petunjuk, ia adalah orang yang sekaligus murid Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam hal ilmu dan juga amal. Sebagaimana perintah beliau “…Wajib bagi kalian untuk berpegang teguh dengan petunjukku dan petunjuk khalifah setelahku…” []

Sumber: Abu Jannah. Sya’ban 1438 H. Serial Khulafa Ar-Rasyidin, Umar bin al-Khattab. Jakarta: Pustaka Al-Inabah.

Tags: umar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Utsman Pilih Bagikan Makanan bagi Orang Miskin daripada Menjualnya

Next Post

Taliban Berharap Indonesia Bantu Proses Perdamaian di Afghanistan

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.