• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 15 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Pelaku Aksi Teror di Masjid Selandia Baru Diduga Gunakan Metode Line Wolf

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Stuff.co.nz

Foto: Stuff.co.nz

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KECANDUAN game atau media sosial rupanya memiliki dampak yang sangat berbahaya. Salah satu kasus yang baru-baru ini menggemparkan dunia yakni aksi teror di dua masjid di Cristchurch, Selandia Baru, juga terkait dengan prilaku pelakunya yang diduga dipengaruhi kecanduan game atau media sosial.

Direktur Indonesia Muslim Crisis Centre (IMCC), Robi Sugara menyebut, aksi penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor, Christchruch, Selandia Baru menggunakan metode lone wolf.

BACA JUGA: Kurang dari 3 Menit, Brenton Tarrant Habisi Jamaah Masjid di Christchurch

Metode lone wolf merupakan indikasi yang memperlihatkan bahwa pelaku dari aksi teror penembakan tersebut merupakan seseorang yang kecanduan dengan media sosial atau game.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Robi pun menjelaskan bahwa kelompok aksi teror tersebut tidak mempunyai kelompok jaringan kelompok yang besar. Mereka hanya terdiri 2 hingga 3 orang yang bertemu melalui media sosial atau aplikasi permainan.

“Yang di Selandia Baru itu model lone wolf. Pelakunya tidak memiliki jaringan kelompok. Jika berkelompok hanya terdiri antara 2-3 orang,” ujar Robi, Jumat (15/3/2019).

Kecanduan dengan media sosial atau game itu pun yang membuat salah satu pelakunya, yakni Brenton Tarrant melakukan aksi penembakannya secara livestream di akun media sosial Facebook.

“Sama halnya dengan kasus bom marathon di Amerika. Dia diradikalisasi oleh internet atau self radicalised, dimana dia adalah korban dari narasi islamphobia,” terangnya.

BACA JUGA: Siapa Brenton Tarrant, Teroris Penembakan Brutal di 2 Masjid Selandia Baru?

Diketahui, Brenton Tarrant dan kawan-kawan melakukan aksi teror dengan menembakan senjata secara brutal di masjid An Noor dan Masjid Linwood, Cristchurch, Selandia Baru. Aksi itu dilakukan saat jemaah masjid sedang melakukan shalat Jumat.

Korban yang tewas dalam peristiwa itu tercatat sebanyak 49 orang, sementara puluhan lainnya luka-luka. []

SUMBER: OKEZONE

Tags: MasjidSelanida Baru
ADVERTISEMENT
Previous Post

Lakukan Aksi Heroik, Penjaga Masjid di Selandia Baru Ini Berhasil Selamatkan Nyawa Temannya

Next Post

Kejayaan Ekonomi Dinasti Umayyah

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.