• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 8 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Khutbah Nabi di Quba

by Yudi
8 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
khutbah nabi

Ilustrasi: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SETELAH penyambutan, menjelang siang Rasulullah SAW beranjak pergi. Diikuti beberapa rombongan. Beliau bergerak ke arah Quba. Kami semua berjalan mengikuti. Nabi kemudian membangun masjid di Quba.

Setelah empat hari Nabi di Quba, dan kami bolak-balik mengunjungi Nabi. Sekitar Jum’at siang, Nabi menaiki untanya bersama Abu Bakar. Orang-orang berebut memegang dan saling tarik tali kekang unta yang ditungganginya. Mereka bersama-sama mengawal keberangkatan Nabi.

Hari itu hari Jum’at dan telah menjelang siang. Maka shalatlah Nabi di jantung lembah Ranuna. Nabi kemudian berpidato/khutbah.

BACA JUGA: Khutbah Terakhir Rasulullah

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

“Saudara-saudara, majulah ke depan biar kalian semua mendengar. Demi Allah, kalian semua pasti mati dan tidak akan meninggalkan ternak kalian tanpa penggembala. Kalian akan ditanya oleh Allah. Dia akan bertanya kepada kalian, bukankah sudah datang kepada kalian utusan-Ku penyampai risalah? Bukankah sudah Kuberi kalian harta dan Kubuat berlimpah? Tapi, kenapa kalian tak mau maju?‟

”Menoleh ke kiri dan ke kanan, kalian tak melihat apa-apa. Memandang ke depan dan belakang, kalian juga tak melihat apa-apa selain Jahannam. Maka, barangsiapa mampu menjaga dirinya dari neraka meski hanya dengan separuh biji kurma, lakukanlah! Siapa yang tidak mampu, hendaklah berkata-kata baik. Sebab dengan berkata-kata baik kebaikan dibalas sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Keselamatan semoga atas kalian dan Rasulullah, juga rahmat Allah dan berkah-Nya.”

Kemudian beliau berkhutbah lagi.

“Segala puji bagi Allah. Kepada-Nya aku memuji dan meminta tolong. Kami berlindung kepada Allah dari diri yang jahat dan amal yang bejat. Siapa diberi hidayah oleh Allah, tak ada yang bisa menyesatkannya. Dan, siapa yang disesatkan oleh Allah, tak ada yang bisa memberinya hidayah. Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah yang Esa dan tiada bersekutu. Sesungguhnya, ucapan terbaik adalah Kitabullah yang Mahabaik dan Mahatinggi. Sungguh beruntung orang yang hatinya dihiasi iman oleh Allah, dirangkul ke dalam Islam setelah kekafiran, dan memilih kitab Allah di atas segenap ucapan manusia. Dialah ucapan terbaik dan terindah.

”Cintailah apa yang dicintai oleh Allah, cintailah Allah sepenuh hati. Jangan bosan terhadap kalam Allah dan membacanya, jangan biarkan hati mengeras karena berpaling darinya. Dialah yang dipilih Allah dari seluruh ciptaan-Nya. Dialah yang ditetapkan-Nya sebagai yang terbaik dari semua jenis amal dan ibadah, yang paling sempurna dari segala macam ucapan dan ketetapan manusia tentang halal-haram.

BACA JUGA: Khutbah Jumat: Cintai Rasul

“Sembahlah Allah dan jangan sekutukan dengan apa pun. Bertakwalah kepada-Nya dengan sebenar-benar takwa. Berkatalah jujur dan benar kepada Allah, niscaya Dia akan membaikkan perkataan mulut kalian. Jalinlah cinta di antara kalian dengan semangat dan ruh Allah. Sesungguhnya Allah akan murka jika janji-Nya dilanggar. Wassalamualaikum!”

Semua yang mendengar pidato tadi tertunduk khidmat. Para wanita mulai menitikkan air mata. Semua menjelma wajah asing seolah tak dikenal sebelumnya. Wajah-wajah bening yang memijarkan sinar cahaya! []

Sumber: Ketika Nabi di Kota/Perang Muhammad /Dr. Nizar Abazhah

Tags: khutbahnabi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sawad Ingin ‘Membalas’ Rasulullah

Next Post

Pemerintah Kaji Lagi Pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir, Ini Kata Tim Pengacara Muslim

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.