• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 20 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Sarah Joseph, Masuk Islam Melihat Orang Shalat

by Adam
8 tahun ago
in Mualaf
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Flickr

Foto: Flickr

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

SELAMA 16 tahun pertama kehidupannya, Sarah Joseph merasa sebagai hanya jadi manusia biasa saja. Sarah remaja sangat dalam berbagai kegiatan agama, sosial, dan politik. Keluarganya sangat liberal dan tak peduli agama.

Pada usia 13 tahun, kakak kandung Sarah masuk Islam. Waktu itu karena alasan perkawinan. “Saya sangat membenci keputusannya. Waktu itu dia saya tuduh menjual keyakinan hanya karena wanita. Saya masih takut kala itu. Sebab Islam sangat asing, dan saya banyak membaca sisi negatif tentang Islam,” tutur Sarah.

Tapi pada satu titik, ia akhirnya keluar dari Kristen. Sarah berpikir, Kristen sangat sentralistik. “Namun waktu itu saya belum memilih Islam. Waktu itu saya ‘kosong’. Saya masih berusaha mencari Tuhan,” terang Sarah.

ArtikelTerkait

Siapa Bobon Santoso, Mualaf di Bulan Ramadhan 2025?

Deretan Selebriti Indonesia yang Menjalani Bulan Ramadhan Pertamanya di 2025

Bagaimana Dr. Richard Lee Masuk Islam

Profesor Jepang Masuk Islam Jadi Mualaf karena Satu Ayat Al-Quran Ini

Dalam pencarian itu, menurut Sarah, Islamlah yang kemudian lebih dulu mengalir dalam hatinya. “Islam menjawab semua pertanyaan saya. Terutama tentang Trinitas. Satu hal lagi, Al-Quran tidak mengalami perubahan sama sekali, lain dengan Bibel. Perlahan, saya menemukan jawaban tentang Islam yang telah mengendap sekian lama,” ujarnya lagi.

Sarah masuk Islam di usia sangat belia yakni pada usia16 tahun. “Saya hidup selama 16 tahun tanpa Islam. Jadi manusia biasa, menjadi seorang wanita, seorang ibu, dan editor di London. Semua hal itu telah membentuk saya menjadi seorang pribadi yang luwes. Akan tetapi peran saya sebagai seorang ibu terbentuk saat menjadi Muslim,” kata Sarah.

Apa yang membuat Sarah masuk Islam? Ternyata hanya sebuah peristiwa yang biasanya dianggap ‘kecil’. Ia melihat orang shalat, dan ketika melihat orang-orang bersujud, ia merasa tersentuh. “Itu adalah bentuk ‘kerendahan diri’. Saya kira inilah yang disebut ‘kepatuhan’ atau ketundukan sebagai seorang hamba,” ujar Sarah.

Yang pertama menolak adalah kedua orang tuanya. Ketika Sarah mengenakan jilbab, orang tuanya mengucapkan “belasungkawa.” Perlu waktu beberapa tahun bagi keluarga Sarah untuk bisa memahami pilihan Sarah. “Tapi kini mereka sangat bahagia. Mereka senang dengan jalan hidup yang saya pilih dan ternyata itu bagus. Begitupun, sayangnya mereka belum menunjukkan sinyal untuk memeluk Islam,” ujar Sarah.

Tahun 1992 Sarah menikah dengan Mahmud, seorang pria Inggris keturunan Bangladesh Mahmud bekerja sebagai pengacara. Orangtua Mahmud datang ke Inggris sekitar tahun 1960. Keluarga Sarah mulai menerimanya, karena penampilan Mahmud yang moderat. Kini pasangan itu telah dianugerahi tiga orang anak, Hasan (11), Sumayah (8), dan Amirah (5).

Jurnalis Produktif dan Terbitkan Majalah Islam

Di Inggris, Sarah adalah seorang jurnalis produktif. Setelah masuk Islam, Sarah tidak meninggalkan minat dan keahliannya itu. Ia mendirikan Majalah Emel yang sangat terkenal di Britania Raya. Majalah ini mengupas seputar gaya hidup Islam. Lewat majalah ini, Sarah ingin mengenalkan Islam pada Barat yang selalu menggambarkan Islam sebagai agama teroris.

Emel sendiri merupakan singkatan dari Muslim Life (EM dan EL). Rubrik-rubriknya menampilkan gaya hidup Islam menyangkut fashion, desain interior, keuangan, wirausaha, kesehatan, makanan, hingga kisah perjalanan. Lalu ada juga rubrik berkebun dan feature tentang penemuan-penemuan ilmuwan Muslim di masa lampau.

Emel pertama kali diterbitkan tahun 2003 dan hanya ada di toko-toko buku yang khusus menjual buku-buku Islam saja. Namun dalam perkembangannya ternyata non-Muslim pun menyukai majalah itu. Sehingga sejak September 2005 distribusinya mulai diperluas untuk umum. Catatan Wikipedia, kini Emel memiliki sirkulasi di 30 negara. Majalah ini juga bisa diakses di internet.

“Hari ini berita-berita tentang Islam identik dengan pembunuhan, penganiayaan, dan sejenisnya. Kami ingin tampilkan sesuatu yang lain. Hal-hal normal yang berlaku dalam Islam, yang tak banyak diangkat. Kami tujukan majalah ini utamanya bagi kalangan muda,” terang Sarah. []

Sumber: muslim village/bbcnews

Tags: Masuk Islamsarah joseph
ADVERTISEMENT
Previous Post

Al-Quran Ungkapkan Lampu-lampu di Langit, Terbukti Benar

Next Post

IslamposAid Bantu Renovasi Masjid Al-Huda, Jatiluhur, Purwakarta

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Bobon Santoso

Siapa Bobon Santoso, Mualaf di Bulan Ramadhan 2025?

29 Maret 2025
dr Richard Lee

Deretan Selebriti Indonesia yang Menjalani Bulan Ramadhan Pertamanya di 2025

25 Maret 2025
Dr. Richard Lee

Bagaimana Dr. Richard Lee Masuk Islam

8 Maret 2025
profesor, jepang

Profesor Jepang Masuk Islam Jadi Mualaf karena Satu Ayat Al-Quran Ini

19 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.