• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 20 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

6 Macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu

by Yudi
5 tahun ago
in Syi'ar
Reading Time: 3 mins read
A A
0
larangan saat shalat, macam shalat sunnah, shalat dhuha, mengulang shalat, sholat, qunut, MAHRAM, shalat, junub

Ilustrasi shalat. Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SHALAT sunnah ragamnya sangat banyak dalam Islam. Mulai dari yang berdasarkan peristiwa, maupun yang berdasarkan waktu-waktu tertentu. Imam Syafii dalam Fikih Manhaji menjabarkan sejumlah keterangan mengenai macam-macam shalat sunnah yang berdasarkan waktu tertentu.

Macam-macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu Pertama: Tahiyyatul masjid

Sholat tahiyyatul masjid jumlahnya dua rakaat dan dilakukan sebelum duduk tiap kali masuk masjid. Dalilnya adalah hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim

إذا دخَل أحدُكم المسجدَ فلا يَجلِسْ حتى يصلِّيَ ركعتَين

“Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka jangan duduk sebelum shalat dua rakaat.”

ArtikelTerkait

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

BACA JUGA: Kembali kepada Al-Quran dan As-Sunnah

Shalat tahiyyatul masjid juga dapat dilakukan dengan shalat fardhu atau shalat sunnah lain karena tujuannya adalah agar tidak langsung duduk ketika masuk masjid sebelum shalat dilangsungkan.

larangan saat shalat, macam shalat sunnah
Ilustrasi shalat. Foto: Unsplash

Macam-macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu  Kedua: Witir

Shalat witir hukumnya adalah sunnah muakad. Disebut witir karena diakhiri dengan satu rakaat yang berbeda dengan shalat -shalat lain. Imam At Tirmidzi dan lainnya meriwayatkan bahwa Sayyidina Ali berkata, “Shalat witir tidak harus seperti shalat wajib yang kalian lakukan, tapi Rasulullah SAW menyunahkannya.”

Adapun waktu shalat witir adalah setelah shalat Isya hingga terbit fajar. Namun lebih baik menangguhkannya hingga menjadi akhir dari shalat malam. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

إِنَّ الله أمَدَّكُمْ بِصَلاَةٍ هِيَ خَيرٌ لَكُمْ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ، قُلْنَا: وَمَا هِيَ يَا رَسُولَ الله؟ قالَ: الوِتْرُ مَا بَيْنَ صَلاَةِ العِشَاءِ إِلى طُلُوعِ الفَجْرِ

“Allah SWT menganugerahi kalian sebuah shalat yang lebih baik daripada unta merah. Shalat itu adalah shalat witir yang waktunya Dia sediakan untuk kalian antara shalat Isya dengan terbitnya fajar.”

Imam Syafii menjelaskan bahwa shalat witir dikerjaan sebanyak satu rakaat tapi makruh jiha hanya melakukan itu. Shalat witir yang sempurna setidaknya dilakukan tiga rakaat; dua rakaat digabung dan satu rakaat dipisah. Sedangkan shalat witir yang paling sempurna adalah 11 rakaat, dikerjakan tiap dua rakaat salam dan ditutup dengan satu rakaat.

Macam-macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu Ketiga: Shalat malam (tajahud)

Shalat tahajud hanya bisa dilakukan setelah bangun tidur. Shalat malam ini merupakan shalat yang disunahkan dengan bilangan rakaat tak terhingga dan dilaksanakan setelah bangun tidur sebelum fajar. Adapun dalilnya adalah Alquran Surat Al Isra ayat 79, Allah berfirman:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“Wa minallaili fatahajjad bihi naafilatan laka asa an yab’asaka Rabbuka maqaaman mahmuda.”

Yang artinya, “Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji,”.

macam shalat sunnah
Ilustrasi: Unsplash

Macam-macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu Keempat: Shalat Dhuha

Shalat dhuha minimal dilakukan dua rakaat dan maksimal delapan rakaat. Abu Hurairah berkata:

أوصاني خليلي صلَّى اللهُ عليه وسلَّم بثلاثٍ : صيامُ ثلاثةِ أيامٍ من كلِّ شهرٍ، وركعتي الضُّحى، وأن أوتِرَ قبلَ أن أنامَ

“Kekasihku (Nabi SAW) berpesan kepadaku soal tiga hal ini, puasa tiga hari tiap bulan, shalat dhuha dua rakaat, dan shalat witir sebelum ke pembaringan, yakni sebelum tidur.”

Waktu penjelasan shalat dhuha adalah sejak matahari naik hingga condong ke barat, tapi yang lebih utama adalah setelah seperempat siang.

Macam-macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu Kelima: Shalat Istikharah

Shalat istikharah merupakan shalat dua rakaat yang dilaksanakan di luar waktu makruhnya shalat. Shalat ini disunahkan bagi seseorang yang mengharapkan suatu hal yang dibolehkan, tapi ia tidak tahu apakah itu baik baginya.

Usai shalat, ia dianjurkan untuk membaca doa ma’tsur dari Nabi. Apabila ia merasa dicerahkan Allah, maka ia dapat melanjutkan apa yang diniatkannya. Jika tidak, ya tidak.

macam shalat sunnah
Foto: Islampos

BACA JUGA: 3 Keutamaan Mengikuti Sunnah Nabi

Macam-macam Shalat Sunnah Berdasarkan Waktu Tertentu Keenam: Shalat Mutlak (tanpa nama dan tak ditentukan waktunya)

Maksudnya adalah shalat sunnah yang dilakukan pada waktu yang tidak ditentukan. Tapi bukan pada waktu dilarangnya shalat.

Perlu diketahui meskipun shalat sunnah ini bersifat mutlak, disunahkan juga untuk melakukan salam setiap dua rakaat, siang ataupun malam. Dalilnya adalah hadis Imam Bukhari dan Imam Muslim, “Shalat malam itu dua-dua.” []

SUMBER: REPUBLIKA

Tags: macam shalat sunnahShalatshalat sunnahsunnah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketahuilah! Berikut Manfaat Memakan Kurma

Next Post

Siapa yang Akan Mentalkin Kita saat Kematian Tiba?

Yudi

Yudi

Related Posts

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

14 Juli 2025
agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

14 Juli 2025
Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Interview, Hadis tentang Dosa Berbohong, Teman

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

12 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.