• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

3 Tingkatan Puasa

by Adam
8 tahun ago
in Kultum Ramadhan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Keutamaan Berdzikir Laa Ilaaha Illaallah, Manfaat Dzikir

Foto: Aldi/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Sayyidi Syaikh Abdul Qader Al Gillani ra
Ddijelaskan oleh Sayyidi Syaikh Dr. Muhammad Al-Ninowy Hafizahu’Allah

JADIKAN misi Anda di bulan Ramadan ini untuk mendekatkan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih sehingga Anda dalam kondisi yang lebih baik secara ruhiyah daripada Ramadhan sebelumnya.

Surat Al Baqarah Ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

ArtikelTerkait

6 Kerugian Umat Islam di Bulan Ramadhan

3 Sifat yang Bisa Jerumuskan Seseorang ke Neraka

Langkah ke Depan Alumni Ramadhan

Ciri Orang Munafik

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas Anda berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum Anda agar Anda bertakwa.”

Tujuan ibadah bukanlah untuk diri sendiri. Ibadah merupakan adalah sarana untuk kita bertaqwa kepada Allah.

Banyak ibadah yang menjadikan sabar sebagai tujuannya. Dalam hadis Al Tarmidhi-Ibnu Majah dengan hasan isnad: Puasa adalah setengah kesabaran. Jadi sebenarnya puasa adalah sekolah yang tujuannya adalah لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ.

Tanda-tanda keberhasilan puasa Ramadhan:

– Apakah Anda lebih baik daripada Ramadan sebelumnya?
– Apakah Anda lebih dekat kepada Allah?

Tingkat Pertama (Paling Dasar): Untuk menjauhkan diri dari makanan, minuman, hubungan intim dan lainnya.

Level Kedua (Puasa Tubuh): Membuat anggota tubuh Anda menjauhkan diri dari hal-hal yang terlarang.

Tingkat Ketiga (Puasa Hati): Menghindari pemikiran dunyawi dan berfokus hanya pada Allah. Baktikan diri Anda.

Jika Anda membatalkan puasa, hal tersebut berarti Anda mengalah pada nafsu atau keinginan Anda. Selain itu, juga bisa berarti ada sesuatu yang mengganggu Anda dari muraqabah terhadap Allah Azza wa Jal.

Harus ada Iqbal, yakni bergegas dengan tubuh, hati dan jiwa Anda pada pengamatan Allah. Bersihkan diri Anda dalam arti ini ketika Allah berfirman dalam Surat Al An’am Ayat 91:

قُلِ اللّهُ ثُمَّ ذَرْهُمْ فِي خَوْضِهِمْ يَلْعَبُونَ

Katakanlah: “Allah-lah (yang menurunkannya)”, kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Quran kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya.”

Menyempurnakan Puasa Kaum Awliyah dan Salihin:

1. Puasa Mata: Mata Anda berpuasa dari melihat yang haram. Sebagaimana ditunjukkan dalam hadits ini: “Pandangan merupakan anak panah beracun dari anak-anak panah iblis. Maka barang siapa yang menahan pandangannya dari kecantikan seorang wanita karena Allah, niscaya Allah akan mewariskan rasa manis dalam hatinya sampai hari pertemuan dengan-Nya.” (HR Al-Hakim

Jika Anda mengabaikan melihat sesuatu yang dilarang, Allah akan membuat Anda merasakan manisnya iman di dalam hati Anda. Puasa mata juga berarti menjauhkan hati dari hal-hal yang tidak bermanfaat, sekalipun halal.

2. Puasa Lidah: Dari berbohong, memfitnah, bergosip, mengucapkan kata-kata kasar, berdebat.

عن أبي أمامة قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم أنا زعيم ببيت في ربض الجنة لمن ترك المراء وإن كان محقا وببيت في وسط الجنة لمن ترك الكذب وإن كان مازحا وببيت في أعلى الجنة لمن حسن خلقه

“Abu Umamah melaporkan: Rasulullah, Salla Allah alayhi wa alihi wa sallam, berkata, ‘Aku menjamin sebuah rumah di pinggiran Surga bagi orang yang meninggalkan debat bahkan jika dia benar, dan sebuah rumah di tengah-tengah Surga bagi orang yang meninggalkan kebohongan bahkan ketika bercanda, dan sebuah rumah di bagian tertinggi Firdaus untuk orang yang sifatnya sangat baik’.”

-Banyak ulama sirah mengatakan bahwa Abu Bakar (radi Allahu a’anhu) biasa menaruh kerikil di lidahnya untuk mencegah dirinya berbicara.

3. Puasa Telinga: Kami menolak untuk mendengarkan kebohongan atau segala sesuatu yang dilarang seperti bergosip dan lainnya. Jauhi pertemuan di mana ada gosip atau diskusi yang tidak ahsan.

4. Puasa sisa anggota badan: Tangan, kaki, perut Anda. Kita perlu berdamai dengan perut kita. Hindari makan berlebihan selama sahur dan buka puasa. Jangan makan berlebihan!

-Jangan berbuka puasa menggunakan makanan haram. Itu sama saja seperti membangun istana dan menghancurkan seluruh desa. Itu juga bisa berarti melanggar puasa Anda saat bergosip atau menggunjing orang lain.

– Makanan yang sedikit berarti ruhiyah yang lebih kuat. Makan sedikit untuk merasakan Sunnah. Anda merasakan kebutuhan Anda juga untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala

5. Puasa Hati: Hati Anda tergantung antara khauf (‘ketakutan’) dan roja ’(harapan). Anda takut perbuatan baik Anda ditolak oleh Allah SWT dan berharap bahwa perbuatan Anda akan diterima oleh-Nya. []

Tags: bulan puasabulan ramadhanPuasapuasa ramadhanTingkatan Puasa
ADVERTISEMENT
Previous Post

Erdogan: Demi Yerusalem, Turki Tak akan Menyerah pada Israel

Next Post

Orangtua Ateis, Maria Serius Pelajari Islam saat Ramadhan Pertama

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Tata Cara Puasa Senin dan Kamis, Niat Puasa Senin-Kamis, Manfaat Puasa, Yang Dilakukan oleh Seorang Muslim di Bulan Ramadhan, Jenis Puasa Sunnah, Hukum Puasa Sunah Sebulan Penuh di Bulan Muharram, Batas Akhir Qadha Puasa Ramadhan, Alasan Kenapa Kita Perlu Puasa,Manfaat Intermitten Fasting, Hal yang Membatalkan Puasa

6 Kerugian Umat Islam di Bulan Ramadhan

18 Februari 2021
neraka, dajjal

3 Sifat yang Bisa Jerumuskan Seseorang ke Neraka

22 Mei 2020
khutbah. surga

Langkah ke Depan Alumni Ramadhan

20 Mei 2020
asmaul husna

Ciri Orang Munafik

17 Mei 2020
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.