• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 3 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Wanita Muslim Ahli Biologi, Dr Asifa Akhtar Raih Penghargaan Bergengsi di Jerman

by Eneng Susanti
5 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 1 min read
A A
0
dr Asifa Akhtar. Foto: 
Nature

dr Asifa Akhtar. Foto: Nature

JERMAN–Asifa Akhtar, muslim Ahli Biologi Molekuler di Institut Imunobiologi dan Epigenetik Max Planck sekaligus Wakil Presiden Masyarakat Max Planck, telah terpilih untuk Penghargaan Leibniz 2021 yang dianugerahkan DFG (German Research Foundation).

Very excited that two @maxplanckpress scientists are among the 2021 #LeibnizPreis recipients: our Vice President Asifa Akthar, MPI of Immunobiology & Epigenetics @AsifaAkhtar1 @mpi_ie & Volker Springel, MPI for Astrophysics. Congratulations!🥳😀https://t.co/DMlzwXASxf @dfg_public pic.twitter.com/6IPKy6gtqd

— Max Planck Society (@maxplanckpress) December 10, 2020

Dr. Asifa terpilih sebagai pemenang hadiah bergengsi untuk pekerjaan biologis selnya pada mekanisme regulasi gen epigenetik. Hadiah untuk penelitian ini adalah 2,5 juta Euro.

Dia dinyatakan sebagai pemenang pada 10 Desember 2020 di situs web resmi DFG. Upacara Penghargaan Leibniz 2021 sendiri akan diadakan pada tanggal 15 Maret 2021.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

BACA JUGA: Jadi Garda Depan Lawan Covid-19, Dokter Muslim di AS Raih Penghargaan Top Muslim Achiever 2020

Wanita muslim keturunan Pakistan itu menempuh pendidikan Sarjana Biologi dari University College London (UCL) pada tahun 1993. Pada tahun 1998, ia melanjutkan dengan gelar Ph.D. dari Imperial Cancer Research Fund di London.

Setelah gelar Ph.D., ia melanjutkan studinya di bidang regulasi kromatin sebagai rekan postdoctoral di laboratorium Peter Becker di European Molecular Biology Laboratory di Heidelberg, Jerman, serta di Adolf Butenandt Institute di Munich, Jerman.

Dr. Asifa Akhtar menjadi pemimpin kelompok di Laboratorium Biologi Molekuler Eropa (EMBL) pada tahun 2001. Kemudian ia memindahkan laboratoriumnya ke Institut Imunobiologi dan Epigenetik Max Planck di Freiburg, Jerman.

BACA JUGA: NHS Tampilkan Dokter Muslim sebagai Pejuang Terbaik dalam Penanganan Covid-19 di Inggris

Dia diangkat sebagai direktur laboratorium yang sama pada tahun 2013. Dan mengepalai departemen Peraturan Kromatin.

Dia menerima penghargaan ELSO (European Life Science Organization) pada tahun 2008 untuk berkontribusi di lapangan dan juga terpilih sebagai anggota EMBO pada tahun 2013.

Ia juga terpilih menjadi anggota German National Academy of Sciences Leopoldina pada tahun 2019. Kemudian pada tahun 2020, ia menjadi wakil presiden pertama di Bagian Medis Biologi Max Plancks. []

SUMBER: THE ISLAMIC INFORMATION

Tags: ASifa AkhtardokterMuslimpenghargaan
Previous Post

Hukum Buang Air Kecil, Jongkok atau Berdiri?

Next Post

Ingin Rezeki Suami Lancar? Istri Lakukan Amalan Ini

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.