You Are What You Do

Foto: Way To Freedom
0 175

Oleh: Maya Fajar Wati, [email protected]
Mahasiswi STEI SEBI Sawangan

KEBIASAAN membentuk karakter seseorang, mulai dari bangun tidur hingga terlelap–begitulah siklusnya. Aktivitas-aktivas harian akan menunjukkan seperti apa kita, apakah mampu memengaruhi orang lain atau malah mudah terbawa arus–arus kehidupan.

Maka bentukah kebiasaan-kebiasaan positif sedini mungkin, sebab masa depan kita merupakan cerminan kita yang sekarang. Bagaimana untuk mengawalinya? Let’s change!

It’s never too late. Tidak ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik, kita hanya perlu memiliki kesungguhan tekad. Berubah lalu berjuang untuk istiqamah. Sulit? Kembali lagi dengan niat kita, luruskan niat bulatkan tekad tanamkan dalam jiwa Lillah. Percayalah, niat kebaikan membuahkan kemudahan jalan yang akhirnya kita akan berbuat kebaikan.

Seperti halnya saya, meluruskan niat, membulatkan tekad, lalu berani berhijrah untuk berhijab dan menjaga hijab. Allah pun mengirimkan banyak orang-orang shalih dan shalihah yang kemudian menemani saya dalam berhijrah.

Tanamkan dalam diri bahwa Allah tidak akan pernah merubah suatu kaum sebelum mereka merubah diri mereka sendiri. Maka teruslah berjuang, berusahalah selalu dalam kebaikan karena itulah tugas kita sebagai khalifah.

Niat mantap, tekad bulat maka selanjutnya istiqamah untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan baik. Jangan ulangi kesalahan, jangan bercanda dengan Tuhan. Khawatirlah jika kau meremehkan dosa yang kemudian kau yakin masih banyak waktu untuk bertaubat. Ingat, tidak sedikit orang yang semasa hidupnya beriman, namun tidak diakhir hidupnya. Na’udzubillah, Semoga Allah istiqamahkan diri kita dalam jalan kebenaran. Yakni Islam.

Okay, back to the topic. Orang bijak pernah berkata, “Di awal, kau yang membentuk kebiasaan positif. Selanjutnya, kebiasaan positif yang akan membentuk dirimu. Jadi, kebiasaan-kebiasaan positif dan kebaikan yang kau kembangkan hari ini, itulah yang akan membentuk dirimu dan menentukan kegemilangan hidupmmu di masa mendatang.”

Jadi kebiasaan postif dan kebaikan apa saja yang perlu dikembangkan sejak dini? Setidaknya hal-hal dasar yang biasanya setiap hari kita lakukan sebagai seorang muslim yakni shalat, puasa, sedekah dan membaca Al-Qur’an. Kemudian kebiasaan dalam bergaul.

Bergaul itu penting namun jauh lebih peting untuk memiliki prinsip dalam bergaul, jangan sama seperti bebek yang mengekor dibelakang. Apa-apa yang sedang ngehits diikuti, yang sedang viral ditiru tanpa tahu kebenaran apalagi ilmunya. Asik-asikan boleh, tapi kita harus menjaga izzah dan iffah yang dimiliki.

Sepakat ya! Let’s build new (good) habbits and be better person.

Sebab kita di masa depan merupakan tindakan-tindakan kita yang lalu, saat ini dan nanti. Penyesalan selalu dipenghujung, sebelum terlanjur segalanya, marilah kita luruskan niat bulatkan tekad untuk melakukan kebiasaan-kebiasaan positif serta kebaikan. []

loading...
loading...