• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 11 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Syi'ar Sirah

Yahudi yang Membuat Kerancuan bagi Rasulullah

Oleh Yudi
6 tahun lalu
in Sirah
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Perang Khandak

Ilustrasi: Unsplash

0
BAGIKAN

SESUNGGUHNYA di antara pendeta-pendeta Yahudi dan orang-orang kafir Yahudi yang kisahnya disebutkan dalam Al-Qur’an. Di antara kisah-kisah itu, ada yang bertanya kepada Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam, dan membuat kerancuan bagi beliau untuk mencampuradukkan antara kebenaran dengan kebatilan adalah Yasir bin Akhthab dan saudaranya.

Suatu ketika Abu Yasir bin Akhthab berjalan melintasi di hadapan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam dan saat itu beliau sedang membaca surat Al-Baqarah, ‘Alif’ laam mim. Kitab itu tiada keraguan di dalamnya (QS. al-Baqarah: 1-2). Kemudian Yasir bin Akhthab menjumpai saudaranya, Huyay bin Akhthab yang tengah berkumpul bersama orang-orang Yahudi.

BACA JUGA: Pertengkaran Ahli Kitab di Hadapan Rasulullah

Abu Yasir bin Akhthab berkata, “Demi Allah, ketahuilah, baru saja aku mendengar Muhammad membaca apa yang diturunkan padanya ‘Alif’ laam mim. Kitab itu tiada keraguan di dalamnya (QS. al-Baqarah: 1-2)

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Orang-orang Yahudi berkata, “Apakah engkau benar-benar mendengarnya?

Yasir bin Akhthab menjawab, “Benar.”

Huyay bin Akhthab bersama orang-orang Yahudi segera beranjak dan berangkat untuk menjumpai Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam. Kemudian mereka berkata: “Wahai Muhammad, telah dikabarkan kepada kami bahwa engkau membaca apa yang diturunkan kepadamu? “Alif’ laam mim. Kitab itu tiada keraguan di dalamnya (QS. al-Baqarah: 1-2).

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ya, benar.”

Orang-orang Yahudi berkata, “Apakah ayat Al-Qur’an itu dibawa Jibril dari sisi Allah?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ya, benar.”

Orang-orang Yahudi berkata, “Sungguh Allah telah mengutus beberapa nabi sebelum engkau. Kami tidak mengetahui Allah menjelaskan kepada salah seorang nabi itu tentang masa kekuasaannya, dan masa kekuasaan umatnya selain pada dirimu.”

Huyay bin Akhtab berkata sambil menghadap pada orang-orang yang datang bersamanya: “Alif satu, laam tiga puluh, dan miim empat puluh. Jadi jumlah keseluruhannya tujuh puluh satu tahun. Apakah kalian akan menganut agama yang masa kekuasaannya hanyalah tujuh puluh satu tahun saja?.”

Kemudian Huyay bin Akhthab menemui Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam, dan berkata, “Hai Muhammad, apakah engkau mempunyai ayat lain selain ayat tadi?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Ya!”.

Huyai bin Akhthab berkata, “Bagaimana bunyinya?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam membaca ayat, ‘Alif laam miim shaad (QS. al-A’raaf: 1)

Huyai bin Akhthab berkata, “Demi Allah, ayat ini jauh lebih berat dan lebih panjang. Alif satu, laam tiga puluh, miim empat puluh dan shaad adalah sembilan puluh. Jadi jumlah keseluruhannya adalah seratus enam puluh satu tahun. Apakah engkau mempunyai ayat yang lain, wahai Muhammad?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ya.”

Huyay bin Akhthab berkata, “Bagaimana bunyinya?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam membaca ayat, ‘Alif laam raa’ (QS. Yunus: 1)

Huyay bin Akhthab berkata: “Demi Allah, ini jauh lebih berat dan lebih panjang. Alif satu, laam tiga puluh dan raa’ dua ratus. Jadi jumlah keseluruhannya adalah dua ratus tiga puluh satu tahun. Apakah engkau masih memiliki ayat yang lain, wahai Muhammad?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya.”

Huyay bin Akhthab berkata: “Bagaimana bunyinya?”

Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam membaca ayat: Alif laam mim raa (QS. ar-Ra’d: 1).

Huyay bin Akhthab berkata: “Ini lebih jauh berat dan lebih panjang. Alif satu, laam tiga puluh, miim empat puluh, dan raa’ dua ratus. Jadi jumlah keseluruhannya dua ratus tujuh puluh satu tahun. Wahai Muhammad, masalahnya menjadi sangat kompleks bagi kami, hingga kami tidak mengerti apakah engkau diberi banyak atau sedikit?”

Kemudian orang-orang Yahudi itu pergi.

Abu Yasir bin Akhthab berkata kepada saudaranya, Huyay bin Akhthab dan pendeta-pendeta Yahudi yang ikut bersamanya: “Tahukah kalian barangkali jumlah tadi diberikan kepada Muhammad, yaitu tujuh puluh satu, seratus enam puluh satu, dua ratus tiga puluh satu, dan dua ratus tujuh puluh satu. Jadi jika dijumlah keseluruhannya maka menjadi tujuh ratus tiga puluh empat tahun.

BACA JUGA: Dipanggil Rasulullah, Pohon Itu Langsung Datang Menghampiri

Pendeta-pendeta Yahudi berkata: “Persoalannya menjadi sangat kompleks bagi kami.”

Para ulama meyakini bahwa ayat di bawah ini (yang artinya) Allah turunkan karena ulah mereka:

Dia-lah yang menurunkan Al-Kitab (Al- Qur’an) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat itulah pokok-pokok isi Al-Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. (QS. Ali Imran: 7).

Ibnu Ishaq menuturkan: Aku mendengar dari ulama kredibel yang tidak aku ragukan integritasnya berkata bahwa ayat di atas diturunkan atas warga Najran yaitu pada saat mereka bertemu dengan Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam untuk bertanya tentang Isa bin Maryam ‘Alaihissalam.

Ibnu Ishaq melanjutkan: Muhammad Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif berkata kepadaku bahwa ia mendengar ayat di atas diturunkan untuk beberapa orang Yahudi namun dia tidak memberikan rinciannya lebih lanjut kepadaku. Wallahu a’lam mana yang lebih benar. []

Referensi: Sirah Nabawiyah perjalanan lengkap Kehidupan Rasulullah/ Asy Syaikh Al Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al Albani/ Akbar Media

Tags: rasulullahsirahSirah Nabawiyahyahudi
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cerita Mantan Idol K-Pop setelah Alih Profesi Jadi Kurir Antar Barang

Next Post

Kementerian Agama Minta Majelis Taklim Daftarkan Diri Untuk Pengaturan Database

Yudi

Yudi

Terkait Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 kafir yahudi

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

25 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Tempat Kerja

Oleh Dini Koswarini
13 Mei 2025
0
Cara Pengembangan Diri, Zakat Online, Tips Agar Nggak Ngantuk di Siang Hari, keutamaan syukur, Cara Jaga Hati yang Sehat, Syarat Bekerja dalam Islam, Tempat Kerja

Apa saja hal-hal yang tampaknya sepele, tapi sebenarnya berdampak besar jika dilakukan di tempat kerja?

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Hadist tentang Muamalah

Oleh Sufyan Jawas
25 Oktober 2021
0
Hadist tentang muamalah

Dikutip dari halaman Swm, berikut hadist-hadist tentang muamalah.

Lihat LebihDetails

Jangan Penuhi Hidupmu dengan Keluhan

Oleh Haura Nurbani
7 Juli 2025
0
Keluhan

Jangan jadikan keluhan sebagai bahasa utama dalam hidupmu.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.