Waketum MUI: Umat Islam Jangan Lupakan Kekejaman G-30S/PKI

0

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, MUI berharap kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk tidak melupakan peristiwa Gerakan 30 September/PKI.

Dalam hal ini pemerintah seharusnya bukan hanya melarang, Tetapi juga membuktikan bahwa PKI memang sudah tidak layak untuk diberikan hak hidup di Indonesia karena telah berkhianat kepada bangsa dan negara,” ujarnya pada hari selasa (19/09/2017) kemarin.

Ia menjelaskan, MUI menyadari bahwa masih terjadi adanya polemik dan silang pendapat di sebagian masyarakat Indonesia terhadap peristiwa pemberontakan G-30S/PKI tahun 1965.

Hal ini dikarenakan sampai detik ini pemerintah belum membukukan peristiwa tersebut ke dalam sebuah catatan sejarah yang resmi.

MUI juga mengimbau kepada Pemerintah untuk segera menerbitkan buku sejarah tentang peristiwa G-30S/PKI agar masyarakat memiliki panduan resmi dalam membaca sejarah bangsanya. Sehingga tidak ada versi sejarah lain yang dapat menyesatkan masyarakat.

“Karena memang hanya pemerintahlah yang memiliki otoritas dalam menulis sejarah perjalanan bangsanya,” ujarnya.

Zainut melanjutkan, MUI meyakini komunisme adalah paham ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Maka MUI tetap mendukung agar Ketetapan MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang pembubaran PKI dan larangan terhadap penyebaran ajaran-ajaran komunisme, Leninisme, dan Marxisme tetap dipertahankan dan tidak dicabut.

“MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap waspada terhadap semua paham dan ajaran komunisme, Leninisme dan Marxisme agar sejarah bangsa Indonesia yang kelam tidak pernah terulang kembali,”pungkasnya demikian seperti dikutip Republika.[]

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline