islampos
Media islam generasi baru

Umat Islam Akhir Zaman, Seperti Buih di Lautan

Foto: Fanni Fathihah/Islampos
0

UMAT  Islam di dunia seolah tak pernah sepi didera ujian. Ujian yang bertubi-tubi itu datang silih berganti. Namun seperti biasa, dunia internasional hanya bisa terbungkam melihat kedzaliman ini.

Seperti yang terjadi di Myanmar baru-baru ini. Umat Islam Rohingya dibantai dengan cara yang sangat tidak manusiawi. Dilansir Islampos.com, 77 warga Muslim Rohingya dibantai dengan keji oleh militer Myanmar.

Jika diibaratkan, umat Islam saat ini bagaikan makanan yang diperebutkan dan memang tidak bisa menjaga dirinya sendiri. Kita tahu bahwa tidak ada makanan yang bisa balas menggigit yang memakannya.

Maka sangat benar sabda Rasulullah Salallahualaihi wasallam berabad-abad silam. Umat Islam akhir zaman akan seperti buih di lautan. Meski terlihat banyak, namun tidak berarti.

Rasulullah bersabda, “Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian, seperti halnya orang-orang yang menyerbu makanan di atas piring.” Seseorang berkata, “Apakah karena sedikitnya kami waktu itu?” Beliau bersabda, “Bahkan kalian waktu itu banyak sekali, tetapi kamu seperti buih di atas air. Dan Allah mencabut rasa takut musuh-musuhmu terhadap kalian serta menjangkitkan di dalam hatimu penyakit wahn.” Seseorang bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati,” (HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Abu Dawud).

Melihat kengerian ini, apakah hanya doa yang bisa umat Islam di dunia lakukan untuk saudaranya yang tertindas? Ataukah hanya dukungan sebatas ucapan saja yang bisa terlontar?

Kini umat Islam lebih suka berada di zona aman ketimbang melakukan pembelaan terhadap hak-hak umat Islam. Mereka lebih suka berdiam diri di rumah bermesraan dengan keluarga. Takut menghadapi ancaman dan tantangan. Jika hal ini terus terjadi, maka selamanya umat Islam akan menjadi makanan yang diperebutkan musuh. []

loading...
loading...