• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 11 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Dari Anda Opini

Tumbal Nyawa Suporter Bola, Islam Solusinya

Oleh Rifki M Firdaus
7 tahun lalu
in Opini
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
Sepakbola
1
BAGIKAN

Oleh: Ammylia Rostikasari, S.S.
Akademi Menulis Kreatif

TERJADI lagi. Arogansi suporter bola telah menelan korban. Nyawa melayang sia-sia saat jelang pertandingan Persib melawan Persija di Gelora Bandung Lautan Api, Jawa Barat. Haringga Sirla (23) warga Jakarta Barat yang menjadi korban pengeroyokan brutal oknum (Tribunjabar.id/24/09/2018).

Haringga memanglah suporter fanatik Persija. Hampir di setiap jadwal pertandingan Persija ia turut menyaksikannya dengan setia. Bahkan menurut pernyataan kakak korban, Ia sebelum ke Bandung memang berangkat terlebih dulu ke Bantul untuk menyaksikan tim favoritnya berlaga di sana (Indonesia Lawyer Club 25/09/2018).

BACA JUGA: Buntut Tewasnya Haringga, Persib Bandung Terancam Didiskualifikasi

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Namun sayang, di Bandung dia menemui ajalnya. Dia dikeroyok oknum sampai terbujur kaku tak bernyawa.

Mengamati peristiwa ini tentulah jutaan pasang mata menjadi terguncang hati. Menggelayut pertanyaan dalam pikiran. Mengapa arogansi suporter bola kian hari kian menjadi? Bahkan sampai menelan korban dan menyebabkan aksi balasan dari pihak suporter lawan.

Sebagai seorang Muslim, marilah kita mendudukkan perkara ini dalam kaca mata agama kita. Tersebab Islam hadir di dunia bukan semata agama ritual saja, melainkan juga sebagai solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi.

Pertama, eksistensi kecintaan akan sesuatu

Rasa menggemari atau mengidolai bahkan sampai pada taraf fanatik merupakan luapan dari naluri mengagungkan sesuatu (gharizah tadayyun).

Naluri ini akan menggerakkan pelakunya untuk melakukan perbuatan demi sesuatu yang diidolainya. Sehingga objek yang diidolainya harusnya sesuai dengan aturan di dalam Islam. Hanyalah Allah subhanahu wata’ala dan Rasulullah saw. Yang seharusnya menjadi objeknya.

Sehingga pengorbanannya tidak bernilai sia-sia. Apalagi jika sampai meregang nyawa. Ajal dijemput dengan aktivitas yang sahih, bernilai kebaikan di sisi Sang Pencipta.

Kedua, Eksistensi arogansi suporter bola

Ini adalah bentuk kekacauan perasaan. Adanya merasa kuat kala sedang berkumpul karena kecintaan kepada tim bola kesayangan. Luapannya bisa sampai menimbulkan kericuhan karena perasaan yang tidak dapat dikontrol oleh pemikiran.

Berbeda dengan Islam, perasaan semestinya terpaut oleh kecintaan dan kebencian karena Allah dan Rasulnya, bukan karena tim favoritnya.

“Barangsiapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka sungguh telah sempurna Imannya.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, ia mengatakan hadits hasan).

Seorang Muslim akan merasa cinta atas apa-apa yang Allah cinta. Seorang Muslim pun akan merasa benci atas apa yang Allah benci. Inilah yang akan menghantarkan kepada kebaikan juga ketentraman, bukan kegaduhan seperti halnya aksi suporter bola yang biasa mereka lakukan.

BACA JUGA: Laga Persib vs Persija, 1 Orang Tewas Dikeroyok

Lebih memilukan lagi jika pihak suporter lawan akan melakukan aksi balasan. Sesama Muslim yang seharusnya bersatu padu dalam menguatkan tali agama justru dibuat berlawanan melakukan aksi kekerasan. Naudzubillah

Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim itu bersaudara terhadap muslim lainnya, ia tidak boleh menganiaya dan menghinanya. Seseorang cukup dianggap berlaku jahat karena ia menghina saudaranya sesama muslim.” (HR.Muslim)

Ketiga, olah raga dalam pandangan Islam

Olah raga dalam Islam dimaksudkan semata untuk menjaga kesehatan. Sehingga eksistensinya tidak buat sebagai aktivitas yang mengundang banyak aksi euforia hura-hura.

Olah raga dicontohkan Rasulullah dengan bergulat, berenang, memanah juga berkuda. Ini dimaksudkan untuk kesehatan fisik, ketahanan, guna kekuatan dalam penunjang kesuksesan jihad fisabilillah.

Jika para suporter bola memahami kedudukan olah raga dalam pandangan Islam karena dorongan keimanannya, maka ia tidak akan rela hati menyia-nyiakan waktu dan energinya sekadar untuk mendukung dan menyaksikan laga tim favoritnya.

Adanya ia gunakan untuk melakukan olah raga dan menyiapkan diri menjadi generasi terbaik untuk peradaban Islam. Berkumpulnya bukan untuk hura-hura layaknya suporter yang ada, melainkan berdiskusi, beraksi untuk membangun bangsa dan menolong agama.

Keempat, urgensi sanksi tegas dari negara

Adanya peristiwa euforia tumbal nyawa suporter bola ialah tidak adanya sanksi yang membuat jera sang tersangka.

BACA JUGA: Kapten Persib Sangat Terpukul Dengar Kabar Pengeroyokan di Stadion GBLA

Pemerintah memang sudah berupaya membuat UU yang terkait dengan aktivitas suporter bola, seperti pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana(“KUHP”) mengenai hal tersebut.

Barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah. []

OPINI ini adalah kiriman pembaca Islampos. Kirim OPINI Anda lewat imel ke: redaksi@islampos.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi dari OPINI di luar tanggung jawab redaksi Islampos.

Tags: Haringga SirlaSepakbolasupportertewas
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Inbox dari Ayah untuk Seorang Putranya

Next Post

Seperti Inilah Goncangan Bumi di Hari Kiamat

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Terkait Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

25 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan di Tempat Kerja

Oleh Dini Koswarini
13 Mei 2025
0
Cara Pengembangan Diri, Zakat Online, Tips Agar Nggak Ngantuk di Siang Hari, keutamaan syukur, Cara Jaga Hati yang Sehat, Syarat Bekerja dalam Islam, Tempat Kerja

Apa saja hal-hal yang tampaknya sepele, tapi sebenarnya berdampak besar jika dilakukan di tempat kerja?

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Hadist tentang Muamalah

Oleh Sufyan Jawas
25 Oktober 2021
0
Hadist tentang muamalah

Dikutip dari halaman Swm, berikut hadist-hadist tentang muamalah.

Lihat LebihDetails

Jangan Penuhi Hidupmu dengan Keluhan

Oleh Haura Nurbani
7 Juli 2025
0
Keluhan

Jangan jadikan keluhan sebagai bahasa utama dalam hidupmu.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.