Trump Berusaha Kembalikan Supremasi Nuklir Amerika Serikat

Foto: National Review
0

WASHINGTON – Presiden Amerika Donald Trump menegaskan keinginannya agar Amerika Serikat memperluas persenjataan nuklirnya. Hal tersebut merupakan pernyataan pertama Trump terkait nuklir sejak menjabat sebagai presiden AS. Trump merasa kemampuan nuklir AS sudah semakin jauh tertinggal.

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan bahwa kemampuan nuklir AS telah jauh tertinggal dan harus berada di tempat teratas, lapor BBC.

Menurut lembaga nonpartisan AS Arms Control Association, Amerika Serikat memiliki 7.100 senjata nuklir, sementara Rusia memiliki 7.300.

“Saya adalah orang pertama yang ingin agar semuanya, tidak ada yang memiliki nuklir, tapi kita tidak boleh tertinggal oleh negara-negara lain, sekalipun negara sahabat, kita tidak boleh ketinggalan dalam hal senjata nuklir.

“Akan merupakan hal yang indah, dan menjadi sebuah impian andai tidak ada negara yang memiliki nuklir. Tetapi bila ada negara-negara yang memiliki nuklir, kita harus berada di tempat teratas.”

Pernyataan terbarunya soal senjata nuklir ini menegaskan sebuah kicauan yang ia tulis beberapa minggu setelah kemenangannya dalam pemilu, bahwa ia berjanji untuk meningkatkan kemampuan nuklir AS.

Sebuah perjanjian pembatasan senjata strategis baru antara AS dan Rusia, yang dikenal sebagai New Start, menetapkan bahwa tanggal 5 Februari tahun depan kedua negara harus membatasi persenjataan nuklir strategis mereka pada jumlah yang setara sepanjang 10 tahun. [fq/islampos]

loading...
loading...