ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Trump Berencana Tarik Keanggotaan AS di Dewan HAM PBB

Foto: ABC
0

WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk menarik Amerika Serikat dari Dewan HAM PBB. Pemerintahan Trump beralasan Dewan HAM PBB bersikap bias terhadap Israel. Demikian dilaporkan oleh Politica.

Keputusan akhir tentang apakah AS akan meninggalkan dewan diharapkan akan dilakukan oleh sang presiden sendiri, ungkap Sekretaris Negara Rex Tillerson, serta duta besar baru AS untuk PBB, Nikki Haley.

“Ada beberapa permintaan yang datang dari sekretaris kantor negara yang menunjukkan bahwa Trump mempertanyakan nilai AS di Dewan Hak Asasi Manusia,” kata seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri.

Dalam sebuah pertemuan dengan pejabat Departemen Luar Negeri, Tillerson mempertanyakan efektivitas UNHRC, badan antar-pemerintah yang terdiri dari 47 anggota yang bertanggung jawab melindungi hak asasi manusia di seluruh dunia.

Pendukung Israel menuduh UNHRC, yang didirikan pada tahun 2006 untuk menggantikan Komisi HAM PBB, condong menyerang rezim dengan mendorong resolusi kritis dan mengeluarkan pernyataan pedas.

Contoh terbaru, dewan HAM membuat marah politisi Israel karena mengecam hukuman penjara ringan yang dijatuhkan kepada seorang tentara Israel yang dihukum karena membunuh seorang pria Palestina.

Sersan Israel Elor Azaria dijatuhi hukuman hanya 18 bulan penjara pekan ini atas tuduhan menembak kepala Abdel Fattah al-Sharif tahun lalu.

Juru bicara dewan HAM PBB Ravina Shamdasani mengatakan dewan sangat prihatin atas vonis ringan yang diberikan oleh Pengadilan Militer Tel Aviv awal pekan ini. [fq/islampos]

loading...
loading...