Tips Mendidik Anak Menjadi Sholeh

0

Oleh: Eros Rosnani

 

SETIAP orangtua dimanapun tentu menginginkan anaknya sholeh. Namun faktanya di zaman yang seprti ini proses pembentukan anak sholeh itu tidaklah mudah. Banyak faktor yang dapat mempengaruhinya. Dari mulai gadget, tontonan, keluarga, juga lingkungan. Sehingga akhirnya tidak sedikit ditemukan anak yang kecanduan main gadget dan televisi. Biasanya mereka tidak mau berhenti sebelum diberhentikan.

Berbeda halnya dengan shalat, sebagian anak justru masih harus selalu diingatkan ketika hendak shalat. Inilah salah satu kasus yang menjadi faktor penghambat keberhasilan orangtua dalam mencapai keinginannya untuk menjadikan anaknya sholeh.

Harus selalu diingat bahwa anak adalah cerminan orang-orang di sekitarnya. Sehingga untuk mendapatkan anak yang sholeh, kondisikan juga orang-orang di sekelilingnya. Pilihkan teman yang sholeh, dan juga orang tua yang selalu mencontohkan hal-hal yang baik. Dengan begitu dia akan selalu dikelilingi orang-orang soleh dan lingkungan yang islami.

Selain itu, berikut ini adalah tips yang juga bisa dilakukan para orangtua menjadikan anak kita sholeh, diantaranya:

1. Perkenalkan kepada anak-anak kita terhadap Tuhan-nya, yaitu Allah

Related Posts

Supaya anak paham akan adanya kuasa Allah, yang karenanya dia hidup dan akan kembali ke akhirat kelak. Dengan begitu dia akan merasa takut dan selalu diawasi, sehingga memacunya untuk semakin taat beribadah dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak disukai Tuhannya.

2. Berikanlah contoh yang baik kepada anak-anak

Seperti melakukan sholat tepat waktu, melakukan infak, amalan sunah, dan amalan-amalan kebajikan lainnya. Dengan begitu dia tidak akan merasa bingung saat diperintahkan namun orangtuanya sendiri tidak pernah melakukan. Sudah selayaknya orangtua menjadi uswah bagi anak-anaknya.

3. Selalu pastikan agar anak kita selalu berada pada pendidikan, teman-teman dan lingkungan yang sholeh

Agar dia selalu didominasi kebaikan-kebaikan yang ada pada sekitarnya Dan dia tidak sulit untuk melakukannya.
Ini semua merupakan ikhtiar atas kewajiban kita selaku orangtua untuk mendidik dan menjadikan anak-anak kita sesuai dengan ajaran agama-Nya. Karena apa yang ada dalam diri anak-anak kita, kelak akan Allah mintai pertanggung jawaban terhadap kita selaku orangtuanya.

Semoga dengan ikhtiar ini, akan mampu menjadi hujjah di akhirat kelak bahwa diri ini telah berusaha semaksimal mungkin untuk menjadikan anak-anak kita sebagai anak-anak yang slalu taat pada perintah Allah-Nya, Dan menjauhi larangan-Nya. Wallahua’lam bishowab. []

OPINI ini adalah kiriman pembaca Islampos. Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi dari OPINI di luar tanggung jawab redaksi Islampos. 

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline