ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Tips dari Rasul untuk Menjaga Lisan ketika Marah

0

Advertisements

Oleh Latifah

Manusia memang tidak luput dari kesalahan, apalagi ketika emosi yang tidak terkontrol. Pasti sering terjadi perkataan yang tidak menyenangkan hati. Banyak yang tersakiti akibat perkataan yang kita ucapkan baik disengaja maupun tidak disengaja. Bahkan bukan hanya ketika emosi saja, orang yang tidak emosi pun bisa menyinggung perasaan orang lain.

Rasulullah SAW. bersabda yang artinya:

”Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tetangga dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya”.(Bukhari no 6018, Muslim no. 47)

Baca Juga: Mengapa Rasulullah Larang Ali Poligami?

Dalam hadis diatas kita telah mengetahui, bahwa orang yang beriman ialah orang yang bisa menjaga lisan atau perkataannya, jika ia tidak bisa berkata baik maka sebaiknya ia diam. Bukan hanya perkataan saja yang dibahas di hadis ini melainkan kita juga harus memuliakan tetangga dan tamu. Masya allah, ajaran agama islam sungguh sangat sempurna. Berbanggalah kalian karena termasuk bagian dari umat islam.

Tips dari Rasulullah SAW.  menjaga lisan/perkataan ketika sedang marah berikut ini:

Membaca Ta’awudz. Rasulullah SAW. Bersabda “Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu A’udzu billah minasy syaithaanir rajim.”( HR. Bukhari Muslim).

Baca Juga: Simpan Rasa Marahmu

Berwudhu. Rasulullah SAW. bersabda,“kemarahan itu dari setan, sedangkan setan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah  berwudhulah.”( HR. Abu Daud).

Mengubah Posisi. Dalam hadis dikatakan,”kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah.”(HR. Ahmad)

Diam. Dalam sebuah hadits dikatakan,“Ajarilah (orang islam), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marahmaka diamlah.”(HR. Ahmad).

Bersujud, artinya shalat sunah minimall dua rakaat. Dalam sebuah hadits dikatakan “Ketahuilah, sesungguhnya marh itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barang siapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud).”(HR. tirmidzi).

Itulah  tips yang diajarkan Rasululah SAW. Ketika kita sedang marah, semoga kita termasuk orang yang bisa menjaga lisan ketika marah dan terhindar dari perbuatan yang di benci Allah. Pada intinya manusia memang tak luput dari kesalahan tapi kita sebagai manusia harus bisa bagaimana meminimalisir serta mencegah terjadinya kesalahan. Mungkin cukup sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat. []

 

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline