Tingkat Kebutaan yang Tinggi Jadi Alasan Didirikannya RS Mata di Banten

0

BANTEN—Pendirian rumah sakit khusus mata di Kota Serang, Banten selain bekerja sama Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan Dompet Dhuafa (DD) juga bersama Klinik Mata Utama (KMU) .

“Klinik Mata Utama (KMU) berdiri tahun 2010 di Gresik, Jawa Timur. Saat ini, 8 tahun setelah berdiri, telah berkembang di 10 lokasi. Niat awal berdirinya KMU adalah untuk memberikan layanan terbaik bagi penderita gangguan mata, terutama katarak,” ujar Direktur Utama KMU dr. Uyik Unari, Sp.M. di RS Mata Achmad Wardi Serang, Banten, Sabtu (21/4/2018).

Ia menambahkan, Indonesia masih menjadi negara dengan penderita kebutaan yang tinggi. Sebagian besar disebabkan katarak yang terlambat ditangani.

dr. Uyik juga menjelaskan, bahwa provinsi Banten tidak luput dari permasalahan jumlah penderita katarak yang setiap tahun terus meningkat. BWI dan DD mencoba untuk menekan angka penyebab katarak dan kebutaan, terutama pada masyarakat lapisan bawah.

“KMU memiliki tiga prinsip layanan, yakni professional, educational dan social, atau yang disingkat ProEduSocio. Oleh karena itu kami bergerak untuk bekerjasama dengan DD dan BWI di rumah sakit ini,” tutup dr. Uyik Unari, Sp.M.

BWI, DD, dan KMU berharap dapat menciptakan sinergi yang positif bagi masyarakat di wilayah Serang maupun Provinsi Banten.

Selain itu, sinergi untuk memangkas kebutaan akibat katarak dan penyakit mata lainnya, terutama dari kalangan masyarakat lapisan bawah. Dengan demikian, semua warga negara Indonesia mempunyai hak dan akses yang setara atas layanan kesehatan. []

Reporter: Rhio

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline