islampos
Media islam generasi baru

Tim Pengawas Ibadah Haji DPR-RI Temukan 6.400 Kotak Makanan Basi

Foto: Tribunnews
0

JAKARTA — Tim pengawasan penyelenggaraan ibadah haji DPR-RI menemukan 6.400 kotak makanan basi untuk jamaah haji Indonesia. Hal tersebut menjadi salah satu temuan tim pengawasan saat kunjungan pengawasan pada 18 Agustus lalu.

“Makanan basi 6.400 ada di dalam penyelenggaraan jamaah haji, kondisi katering kurang layak, seharunya memang tidak diberikan semacam deal yang besar, karena perusahaan katering baru dan kurang profesional,” ujar ketua tim pengawasan penyelenggaraan ibadah haji DPR-RI, Fadli Zon saat konferensi pers di Media Center DPR-RI, Kamis (24/8/2017) seperti dikutip dari Ihram.co.id.

Fadli Zon pun menegaskan pada penyelenggaraan katering penyedia makanan untuk bekerja lebih profesional.

“Kalau sekali lagi terjadi, akan di-blacklist,” jelas dia.

Selain ditemukan 6.400 porsi makanan basi, ada lima temuan lainnya yang dirasa menyulitkan jamaah saat melakukan ibadah Haji. Lokasi pemondokan di Madinah dinilai terlalu jauh dari wilayah Markaziah, atau ring satu tempat ibadah. Hal tersebut tidak sesuai dengan perencanaan penyelenggaraan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Sedangkan di Makkah sendiri, jamaah mengeluhkan jarak pemondokan dengan Masjidil Haram yang menyebabkan seringnya kelelahan bahkan berpotensi kesasar saat akan pulang ke pemondokan.

Terkait manajemen petugas haji, rasio petugas haji dirasa sangat kurang. Petugas mengeluhkan kelelahan saat melayani jamaah haji yang sakit, kehilangan barang atau terpisah dari rombongan.

Kurangnya petugas haji tersebut mengakibatkan kerugian-kerugian materil jamaah haji di Madinah mencapai 15 juta 14.300 Reyal Arab Saudi. Sedangkan jamaah haji Indonesia di Makkah tercatat 35.4 juta Reyal Arab Saudi.

Sedangkan temuan lainnya terdapat pada penanganan kesehatan dan pelayanan transportasi jamaah haji di Makkah dan Madinah.[]

 

loading...
loading...