ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Tim Pengacara VA Kompak Mundur, Begini Alasannya

0

SURABAYA—Guntual Laremba, Tuty Rahayu dan Tjandra Widjaja, tiga pengacara yang sebelumnya mendampingi VA di Kepolisian Daerah Jawa Timur yang diduga terlibat prostitusi online, menyatakan mengundurkan diri.

Ketiganya menyerahkan surat pengunduran diri ke Subdirektorat 5 Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis, (10/1/2019).

BACA JUGA: Vanessa Angel Minta Maaf: Saya Khilaf

Guntual menjelaskan, bahwa dirinya merupakan satu tim dengan pengacara VA di Jakarta, Zakir Rasyidin, yang sebelumnya terlebih dahulu menyatakan mundur.

“Intinya pembelaan ini sudah tak sesuai dengan hati nurani kami, jadi kami mundur,” ujar Guntual di Polda Jawa Timur.

Guntual menegaskan, dirinya memutuskan mundur karena pihak VA berubah sikap.

Di Jakarta, VA mengatakan bahwa penangkapnya di Hotel Vasa Surabaya pekan lalu bersama seorang pria berinisial R karena dijebak.

Pernyataan tersebut disampaikan tim pengacara VA dalam jumpa pers di Jakarta yang kemudian ramai di media massa. Menurut Guntual, VA tidak jujur.

“Kami yang di Surabaya lebih tahu masalahnya, bahwa kami tak melihat polisi menjebak. Kalau pihak lain mungkin,” kata Guntual.

Bahkan, kata Guntual, kepolisian mempercepat proses pemeriksaan VA hingga aktris FTV itu boleh meninggalkan Polda Jawa Timur lebih cepat pada Ahad sore.

“Harusnya ia baru boleh pergi besoknya (Senin) karena kan nunggu proses administrasi,” kata dia.

Guntual menuturkan, di Jakarta VA mengingkari apa yang ia sampaikan pada penyidik Polda Jawa Timur.

BACA JUGA: Mundur sebagai Kuasa Hukum VA, Zakir Rasyidin: karena Bertentangan dengan Nurani

Guntual menduga VA mengalami tekanan psikologis dengan mencoba berkelit telah terlibat kasus prostitusi online.

“Ketika klien tidak jujur, apa yang kami perjuangkan sia-sia,” ujarnya.
Sementara itu Tjandra Widjaja juga mengikuti langkah Guntual mundur. Sebab, ia melihat VA mengingkari komitmen awal.

“Buat apa diteruskan kalau klien tak konsisten, ini namanya kan membenturkan penasihat hukum dengan polisi,” kata Tjandra. []

Loading...

SUMBER: TEMPO

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Comments
Loading...

Maaf Anda Sedang Offline

Send this to a friend