TGB: NTB Merupakan Bagian dari Tiga Provinsi Miniatur Kerukunan Umat di Indonesia

0

JAKARTA—Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi turut hadir dalam kunjungan silaturahim Utusan Khusus Presiden RI Untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Prof. Dr. M. Din Syamsuddin di Pendopo Gubernuran NTB, AHad (15/7/2018).

Dirinya menyampaikan bahwa Bali, NTB, NTT yang dulu disebut Sunda Kecil dapat menjadi miniatur Indonesia dalam konteks kerukunan antar-umat beragama. Ia mengatakan bahwa tiga provinsi ini merepresentasikan agama-agama besar di Indonesia.

BACA JUGA: Masuk dalam 5 Nama Kandidat Cawapres Jokowi, TGB: Semua yang Baik Disyukuri Saja

“NTB mayoritasnya Muslim. Bali mayoritasnya Hindu. NTT mayoritasnya Kristen dan Katolik. Tetapi, semua rukun dan harmonis,” katanya melalui keterangan persnya, Senin (16/7/2018).

Menurut pria yang biasa disapa TGB ini, keharmonisan antar-umat beragama di wilayah eks Sunda Kecil karena secara faktual masyarakat diikat oleh hubungan yang kuat. Baik hubungan sosial, ekonomi, maupun budaya.

Related Posts
1 of 39

“Dalam konteks Indonesia yang beragam, ekonomi maupun sosial-budaya dapat menjadi ruang untuk membangun kerukunan umat beragama,” tambahnya.

Agenda dalam silaturahmi tersebut adalah sosialisasi Kesepakatan Pemuka Agama hasil Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa (MBPA-UKB) yang telah diselenggarakan pada 8-10 Februari 2018 di Jakarta.

BACA JUGA: TGB Dukung Jokowi, JK: Dukungan Politik Itu Dinamis, Dapat Berubah Sewaktu-waktu

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Anwar Abbas,MBPA-UKB merupakan kelanjutan Sumpah Pemuda. Sebab ada kebersamaan di dalam dua agenda besar itu.

“Dan keduanya merupakan upaya kita menjaga kohesivitas yang merupakan kunci dalam merawat kerukunan,” katanya. []

REPORTER: RHIO

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline