ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Terkuak, 547 Murid Sekolah Katolik Jerman jadi Korban Pencabulan

Foto: betrifft
0

JERMAN—Ratusan murid laki-laki sekolah paduan suara gereja Katolik dilaporkan telah menjadi korban pelecehan seksual di di Jerman. Lebih dari 547 anak menjadi korbannya, Channel News Asia melaporkan pada Selasa (18/7/2017).

Sebelumnya pada 2010, ‘Regensburger Domspatzen’ (Cathedral Sparrows), sekolah paduan suara katedral berusia 1000 tahun di Kota Bavaria terseret skandal pelecehan seksual besar-besaran. Kasus ini membuat Gereja Katolik goncang dalam beberapa tahun terakhir.

“Banyak korban mengingat waktu mereka di sekolah paduan suara sebagai masa terburuk dalam hidup mereka, ditandai dengan ketakutan, kekerasan, dan ketidakberdayaan,” kata pengacara Ulrich Weber, yang ditugaskan oleh keuskupan untuk menyelidiki kasus tersebut.

Saat mempresentasikan laporannya tentang pelanggaran antara tahun 1945 dan awal 1990an, Weber mengatakan bahwa dia telah menemukan 67 kasus pelecehan seksual dan 500 kasus kekerasan fisik lainnya. Beberapa mantan penyanyi menjadi korban keduanya, fisik dan seksual.

Weber menunjuk pada ‘budaya diam’ dan menempatkan sebagian kesalahan atas situasi tersebut pada bekas kepala paduan suara sekolah, Georg Ratzinger, kakak laki-laki mantan Paus Benediktus.

”Sebagai kepala paduan suara dari tahun 1964 sampai 1994, Georg Ratzinger bisa dipersalahkan karena gagal melakukan intervensi,” kata Weber.

Georg Ratzinger, 93, telah menolak mengetahui situasi pelecehan seksual dan mengatakan dugaan pelecehan seksual itu tidak pernah dibahas saat dia membawahkan paduan suara.

Weber mengatakan 49 tersangka pelaku telah diidentifikasi, namun mereka diperkirakan tidak akan menghadapi tuntutan pidana karena kasus tersebut sudah terjadi sangat lama.

Sekarang para korban kekerasan seksual dan fisik menerima dana kompensasi sebesar 20.000 euro (sekitar Rp306 juta).

Skandal Jerman adalah salah satu dari beberapa kasus pelecehan yang telah mengguncang Gereja Katolik dalam beberapa tahun terakhir, terutama di Irlandia. Di negera itu seorang pendeta mengaku melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 100 bocah.

Beberapa institusi Jerman juga diliputi oleh skandal tersebut, termasuk sebuah sekolah elit Jesuit di Berlin yang telah mengakui pelecehan seksual sistematis terhadap murid oleh dua imam pada tahun 1970an dan 1980an. []

loading...
loading...