ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Terkait Seruan Menag soal Ceramah di Rumah Ibadah, Ini Kata MUI

0

JAKARTA—Terkait seruan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin soal ceramah di rumah ibadah, MUI sejatinya mendukung hal tersebut sehingga tidak ada ujaran kebencian. Namun MUI menyayangkan tidak adanya tekanan mengenai pentingnya keimanan dalam seruan tersebut.

“Namun sayang dalam sembilan seruan itu tidak menekankan tentang pentingnya keimanan dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,”  kata KH Muhammad Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Jakarta, lansir Republika, Senin (1/5/2017).

Padahal jika ceramah ditujukan untuk meningkatkan keimanan dan kesalehan, lanjut KH Cholil, maka rumah ibadah akan berfungsi sebagai agen perubahan dan peradaban Islam. Karena itu, KH Cholil meminta agar Kemenag tidak berhenti pada sebatas seruan itu saja.

“Selayaknya pemerintah tidak berhenti sampai pada seruan saja tetapi harusnya ada regulasi dan sanksi bagi yang tidak patuh pada peraturan berbangsa dan bernegara,” kata Ketua Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan seruan terkait ceramah di rumah ibadah. Seruan ini disampaikan Menag di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin nomor 6, Jakarta, Jumat (28/04/2017) lalu.

Seruan tersebut disampaikan dalam rangka menjaga persatuan dan meningkatkan produktivitas bangsa, merawat kerukunan umat beragama, dan memelihara kesucian tempat ibadah. Seruan yang ditandatangani Menag itu juga diharapkan agar diperhatikan, dimengerti, dan diindahkan oleh para penceramah agama, pengelola rumah ibadah, dan segenap masyarakat umat beragama di Indonesia. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...