ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Terjemah Al-Quran Miliki 6 Bahasa Baru

Foto hanya ilustrasi, sumber: IINA
0

ARAB SAUDI—Departemen Urusan Al-Quran Masjid Nabawi dikabarkan telah menambahkan enam bahasa baru untuk terjemahan Al-Qur’an.

Menurut laporan IINA pada Rabu (5/4/2017) pekan lalu, bahasa-bahasa baru untuk terjemah Al-Quran ini terdiri dari bahasa Pashto (diucapkan di Afghanistan, Pakistan dan Iran); Tajik (bahasa utama Tajikistan); Fulani (diucapkan di 20 negara Afrika Barat dan Afrika Tengah); Dari (diucapkan di Afghanistan); Dagbani (diucapkan di Ghana utara oleh orang-orang Dagomba); dan Nepal (bahasa resmi Nepal).

Penambahan enam bahasa baru tersebut telah menambah koleksi jumlah terjemahan Al-Qur’an saat ini. Sehingga para pengunjung Masjid Nabawi yang datang dari seluruh dunia, bisa membaca terjemah Al-Quran dalam 55 bahasa.

Direktur Departemen Urusan Al-Qur’an Abdullah bin Salim Al-Aufi mengatakan kepada surat kabar Saudi Al-Riyadh bahwa departemen yang ia pimpin telah bekerja untuk melengkapi koleksi terjemahan Al-Quran di Masjid Nabawi sesuai dengan aneka bahasa.

Al-Aufi juga menambahkan bahwa departemennya juga bekerja untuk menambah jumlah rak buku di sekitar Masjid Nabawi.

Departemennya juga tengah menyediakan program berdasarkan salinan Al-Qur’an dan beberapa buku-buku ilmiah, pamflet dan brosur tentang Islam. []

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...