ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Tak Penuhi Panggilan KPK, Setnov Hadiri Rapat Paripurna?

0

JAKARTA –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil Setya Novanto (setnov) untuk diperiksa sebagai tersangka kasus e-KTP hari ini (15/11/2017). Namun, Setnov dipastikan tidak akan memenuhi panggilan tersebut dengan alasan masih menunggu hasil uji materi KPK.

Menurut pengacara Setnov Fredrich Yunandi, ada dua pasal dalam UU KPK yang dipermasalahkan Fredrich. Dua Pasal tersebut, yakni Pasal 12 dan Pasal 46 Ayat (1) dan (2).

Dalam Pasal 12, KPK dapat memerintahkan instansi terkait untuk melakukan pencegahan ke luar negeri maupun pencekalan. Menurut Fredrich, pasal itu bertentangan dengan putusan MK tentang gugatan Pasal 16 Ayat (1) huruf b UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian.

Sementara dalam Pasal 46 yang berkaitan dengan penyidikan, menurut dia, telah bertentangan dan terkesan mengabaikan UUD 1945‎.
Ketidakhadiran Setnov untuk memnuhi panggilan KPK kali ini jug dikonfirmasi oleh pengacaranya tersebut.

“Kami sudah kirim surat, kita tidak akan hadir,” ujar Fredrich seperti dikutip dari Liputan 6.

Sementara itu, Setnov hari ini dijadwalkan hadir dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang II tahun 2017/2018. Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini mengkonfirmasikannya.

“Insya Allah hadir. Setahu saya beliau akan hadir,” tegas Yahya di Jakarta, Rabu (15/11/2017)

Ia menambahkan bahwa setiap pembukaan rapat paripurna itu diawali oleh pidato ketua DPR.

“Biasanya beliau (Setnov) setiap pembukaan hadir ya, kalau pembukaan biasanya ketua kan dan biasa ada wakil-wakilnya kecuali kalau beliau sakit, baru diganti,” tambah Yahya.[]

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...