islampos
Media islam generasi baru

Syaikh Shalah Jadi Khatib Jumat di Desa yang Terancam Dihancurkan Israel

0

YERUSALEM – Ribuan umat Islam melakukan shalat Jumat di desa Badui Umm al-Hiran di Israel selatan Gurun Negev, yang menghadapi ancaman pembongkaran oleh pemerintah Israel.

Ikon perlawanan Palestina Syaikh Raid Shalah, yang baru saja dibebaskan dari kurungan sembilan bulan di penjara Israel dinobatkan menjadi khotib pada shalat Jumat kemarin (20/1/2017).

“Sampai sekarang, kita telah dicegah untuk menguburkan asy-syahid Yaqoub,” ujar Shalah, kepala Gerakan Islam cabang utara Israel, dalam khotbahnya.

“Ini adalah kejahatan,” tambahnya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Shalah mengacu kepada Yaqoub Abu al-Qiyan, penduduk dari Umm al-Hiran berusia 49 tahun yang dibunuh oleh polisi Israel pada hari Rabu lalu, ketika pasukan Israel menghancurkan beberapa rumah di desa dengan dalih rumah telah dibangun tanpa izin.

Para pejabat Israel, menuduh al-Qiyan ditembak setelah membunuh seorang tentara Israel dengan menabrakkan mobilnya.

Warga desa dan aktivis hak asasi manusia, bagaimanapun, mengatakan al-Qiyan ditembak mati oleh pasukan Israel sebelum ia digilas oleh mobil polisi.

Polisi Israel menawarkan akan menyerahkan mayat al-Qiyan dimakamkan pada malam hari dengan kehadiran sejumlah kecil dari kerabat, namunn syarat itu ditolak oleh keluarganya.[fq/islampos]

loading...
loading...