ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Soal Reklamasi Jakarta, Luhut: Saya Cium Tangan kalau Salah

0

BANDUNG—Menteri Koordinator Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa kementeriannya membuka diri dan menerima semua masukan mengenai reklamasi Jakarta.

“Kami terbuka pada semua masukan. Kita juga manusia, bisa juga salah. Oleh karena itu, saya minta pada tim berkali-kali kaji detil. Dan kita kaji detail dan kita tidak menemukan. Masak, kita mau karena tekanan, omongan sana sini, terus lantas mundur? Ya, enggak bisalah. Kita harus yakin bahwa kita sudah melakukan kajian yang benar,” katanya saat mengisi Studium Generale di kampus Universitas Padjadjaran, Bandung, Jumat, (3/11/2017).

Luhut sendiri menyatakan sudah meminta semua pihak yang mengkritik rencana reklamasi untuk menemuinya.

“Saya juga diberitakan di media macam-macam. Saya beri tahu, siapa yang di luar bilang begini, datang ke saya, bawa masalahnya. Malah saya bilang, saya cium tangan kalau saya salah. Karena kadang kesal juga, Pak Rektor. Karena menurut saya sudah di luar kepatutan ngomongnya, seakan saya enggak punya nurani,” ujarnya.

Usai mengisi Studium Generale tersebut, Luhut enggan bicara lagi soal reklamasi. Luhut mengklaim urusannya dengan reklamasi telah tuntas.

“Saya kalau itu sudah, kan saya sudah, moratorium sudah dicabut. Terserah pemerintah DKI itu, biarkan mereka berproses sendiri,” ucapnya.

Luhut juga enggan mengomentari pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai reklamasi Teluk Jakarta.

“Saya tidak mau berkomentar mengenai itu, lagi sibuk mengurusi Kawasan Ekonomi Khusus Bekasi-Karawang-Purwakarta,” tuturnya. []

Sumber: Tempo.

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...