ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Soal Penolakan Ustadz Bachtiar Nasir di Cirebon, Ini Penjelasan PBNU

Foto: Hidayatullah
0

JAKARTA—Terkait penolakan ustadz Bachtiar Nasir mengisi tausyiah di Cirebon, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Sulton Fatoni menyatakan bahwa PBNU menyerahkan hal itu kepada PCNU Cirebon untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Karena, menurut Sulton, para kiai yang berada di daerah lebih mengetahui dinamika sosial keagamaan yang berada di Cirebon.

“PBNU menyerahkan kepada PCNU Cirebon karena para kiai di daerah yang memahami dinamika sosial keagamaan di Cirebon,” ujar Sulton seperti dikutip dari Republika, Senin (16/10/2017).

Sebelumnya, pihak kepolisian Cirebon mengusulkan kepada panitia MTQ di Cirebon untuk mengganti UBN sebagai pengisi tausiyah dengan penceramah lainnya.

Usulan polisi itu terkait surat keberatan atas hadirnya UBN yang dilayangkan oleh PCNU Cirebon yang ditandatangani oleh Ketua PCNU Cirebon Azis Hakim.

Pengurus NU Cirebon menolak kedatangan Ustadz Bachtiar karena dikhawatirkan tausiyah yang disampaikannya akan memecah belah masyarakat di Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid Agustiadi Bachtiar telah menegaskan Kepolisian tidak melarang kehadiran Ustaz Bachtiar Nasir untuk memberikan tausyiah dalam pembukaan MTQ ke-50 tingkat Kota Cirebon.

“Kami menegaskan, pihak kepolisian tidak melarang, hanya memberi masukan, dengan dasar adanya penolakan dan pertimbangan faktor risiko jika acara itu tetap menghadirkan Ustadz BN (Bachtiar Nasir). Jika pun Ustadz BN tetap hadir, polisi siap mengamankan kegiatan itu,” kata Adi di Mapolres Cirebon Kota, Senin (16/10/2017).

Seperti diketahui, acara MTQ tingkat Kota Cirebon rencananya akan dihadiri Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis yang akan dibuka pada Rabu (18/10/2017).

Pada Kamis (19/10.2017) mendatang, UBN yang juga Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), rencananya akan mengisi tausiyah di MTQ tersebut dilanjutkan dengan tausiyah oleh Bachtiar Nasir. []

loading...
loading...