Soal Jokowi Bagi-bagi Sembako, Mensos: Kami Bantu Rakyat kenapa Ngomel-ngomel

0

JAKARTA—Soal pembagian sembako yang dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo saat kunjungan kerjanya ke daerah yang kemudian banyak dikritik pihak-pihak tertentu, Menteri Sosial Idrus Marham mempertanyakan komentar tersebut.

Pembagian sembako, menurut Ketua Koordinator Bidang Kelembagaan Partai Golkar ini sudah berlangsung sejak Jokowi menjadi presiden. Pembagian sembako, menurut Idrus, dilakukan demi kepentingan rakyat, sehingga tidak bisa dihentikan meskipun menjelang pemilu presiden.

“Aneh juga kalau kami bantu rakyat ada yang ngomel. Itu justru perlu dipertanyakan, mereka berjuang untuk apa? kalau kami bantu rakyat kenapa ngomel-ngomel,” kata Idrus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (9/4/2018).

Program sembako ini, lanjut Idrus, adalah program pemerintah yang anggarannya dialokasikan lewat Kementerian Sosial.

“Ada anggaran di Kemensos. Saya tanggung jawab,” ujarnya.

Related Posts
1 of 8

Karena program ini ditujukan untuk rakyat, maka saat pembagiannya tidak masalah jika melibatkan aparatur sipil negara atau kepolisian.

“Kenapa baru sekarang mau menghadapi pemilu, baru pada ngomel. Kenapa gak dari awal,” katanya.
Sebelumnya, sebuah video yang menayangkan suasana pembagian sembako di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah menjadi viral. Di video tersebut nampak warga berbaris antre sementara sejumlah personel polisi membagikan sembako yang dimuat di dalam tas berwarna merah dan putih. Selain itu, beredar pula kupon pembagian sembako kala Jokowi berkunjung ke Sukabumi, Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko membenarkan soal adanya pembagian sembako. Menurut dia, anggaran untuk sembako berasal dari pos bantuan presiden. Adapun pengerahan polisi, kata Moeldoko, demi menjaga ketertiban.

“Karena ini ada massa besar, jangan-jangan nanti ada yang pingsan, meninggal, kan ini bisa terjadi,” ujarnya. []

Sumber: Tempo

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline