Soal Isu Larangan Shalat Jenazah, Ini Kata Din Syamsuddin

Foto: Tribunnews
0

JAKARTA—Soal spanduk larangan shalat jenazah terkait dengan dukungan terhadap politikus tertentu, mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsudin turut memberikan komentarnya.

Din Syamsuddin menegaskan bahwa menshalatkan jenazah sesama Muslim, harus dilakukan oleh umat Muslim.

“Saya berpendapat bahwa menyelenggarakan (shalat) jenazah sesama Muslim sejak dari memandikannya, mengafani, dan menyolatkannya hingga ke memakamkannya itu adalah fardu kifayah yang harus dilakukan oleh umat Islam, tentu tidak secara keseluruhan, yang penting ada dari umat Islam itu,” kata Din, lansir Republika, Senin (13/3/2017).

Karenanya Din mengimbau agar umat Islam dapat menjalankan kewajiban menshalati jenazah sesama Muslim.

“Maka oleh karena itu umat Islam saya imbau supaya fardu kifayah ini bisa kita jalankan,” ujarnya.

Namun Din pun tak mempermasalahkan apabila ada umat Islam yang tidak bersedia untuk melakukan shalat jenazah karena alasan tertentu. Karena masih ada umat Islam lainnya yang dapat menshalatkan jenazah, seperti keluarga dekat.

“Kalau ada yang tidak bersedia karena alasan-alasan tertentu ya silakan saja, fardu kifayah, kan pasti ada umat Islam lain yang berkesempatan paling tidak keluarga terdekat,” pungkas Din. []

loading...
loading...