islampos
Media islam generasi baru

Soal Hukuman Seumur Hidup dalam Perppu Ormas, MPR: Kami Kaji Dulu

Foto: Google
0

JAKARTA—Penerbitan Perppu Nomor 2/2017 tentang Perubahan Atas Uu No.17/2013 tentang Ormas menimbulkan silang pendapat dan kritik. Perppu tersebut dianggap berlebihan karena mengatur sanksi pidana dengan ancaman seumur hidup

Zulkifli Hasan, Ketua MPR RI mengatakan, sedang mengkaji isi Perppu tersebut, terutama soal hukuman seumur hidup itu.

“Kita baca dulu, kata teman-teman anggota, ada yang langsung tidak dan langsung, (hukuman) 10 tahun, seumur hidup,” kata Zulkifli, seperti dikutip dari Republika, Ahad (16/7/2017) malam.

Zulkifli Hasan mengkaji terkait hukuman seumur hidup yang diatur dalam Perppu tersebut. Hingga saat ini Perppu Ormas yang diprakarsai Kemenko Polhukam itu masih akan diproses DPR RI.

“Bisa diancam seumur hidup, Perppu nanti kita kaji, lihat, rasional atau tidak,” ujarnya.

Mengenai diterbitkannya Perppu Ormas, itu tak lepas dari kehadiran Ormas-ormas yang dianggap bertentangan dengan ideologi negara, Pancasila maupun UUD 1945.

Terkait alasan tersebut, Zulkifli mengakui hal itu juga tengah dikaji MPR RI.

“Ada berkaitan dengan ingin mengubah pancasila, kedua, ingin merubah UUD 45. Kalau Pancasila oke, kalau UUD boleh diamandemen,” kata dia.

Seperti diketahui, Perppu Ormas mengatur sanksi pidana bagi anggota atau pengurus ormas yang melakukan permusuhan terhadap suku, agama, ras, atau golongan (SARA), dan melakukan penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia.

Selain itu, sanksi diberikan kepada anggota atau pengurus ormas yang melakukan tindak kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial, atau melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum.

Ancaman sanksi pidana diatur dalam Pasal 82A ayat 1 dan ayat 2. Pada pasal 82 ayat 1, ancaman hukuman pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama satu tahun. Adapun pada pasal 82A ayat (2) diatur mengenai pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Pasal 82A ayat 2:

“Setiap orang yang menjadi anggota dan/ atau pengurus Ormas yang dengan sengaja dan secara langsung atau tidak langsung melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (3) huruf a dan huruf b, dan ayat (4) dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paing lama 20 (dua puluh) tahun.”

Khusus ancaman pidana seumur hidup atau penjara 20 tahun ini apabila orang atau pengurus ormas terlibat dalam menggunakan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang. Selain itu, mengembangkan dan menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila.[]

loading...
loading...