Soal Campak dan Gizi Buruk di Asmat, Ini Tanggapan Fadli Zon

0

JAKARTA—Selasa (23/1/2018), Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, mengungkapkan kritik terhadap pemerintah atas  wabah campak dan gizi buruk yang meluas di Kabupaten Asmat, Papua. Ia menilai kasus tersebut merupakan sebuah ironi bagi pemerintah saat ini yang kerap membanggakan kemajuan termasuk soal kedaulatan pangan.

“Di satu sisi kita selalu membanggakan kemajuan, termasuk soal kedaulatan pangan, selain persoalan impor beras, yang terjadi di asmat penanganan ini satu hal yang ironis,” ujar Fadli

Fadli menilai Pemerintah selama ini terlalu berkutat pada pembangunan infrastruktur. Sementara pembangunan manusia serta persoalan mendasar lainnya tidak dipikirkan. Termasuk soal kebutuhan pendidikan, kesejahteraan dan kesehatan.

“Ini menandakan bahwa kita masih berkutat dengan hal-hal yang basic, Pemerintah harus lihat ini hal serius, jangan terlalu banyak infrastruktur, tetapi pembangunan manusianya tidak dipikirkan,” ujar Fadli.

Related Posts
1 of 16

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menilai, wabah campak maupun gizi buruk semestinya tidak terjadi di Papua. Ia pun menyarankan agar dilakukan pengawasan oleh pemerintah.

“Pemerintah manajemen di daerahnya mesti dilakukan pengawasan. Seharusnya ini tidak boleh terjadi, satu musibah di Asmat,” ujar Fadli.

Karenanya, ia berharap Pemerintah melakukan langkah cepat terkait persoalan Asmat tersebut. Ia juga meminta agar Menteri Sosial baru Idrus Marham berfokus pada penyelesaian masalah di Asmat secata menyeluruh.

“Yang pasti ya langkah yang sekarang ini, seperti yang dilakukan untuk prioritas mensos yang baru Idrus Marham sudah tepat sementata ini. Tapi yang perlu dipikirkan kontinuitasnya, sustainabilitynya,  mesti kasus per kasus, bagaimana jalur kendali gizi yang baik itu gimana,” ujarnya. []

SUMBER: REPUBLIKA

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline