Siapa Jack Boyd Lapian?

0

Kamis (22/2/2018), Jack Boyd Lapian melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Polda Metro Jaya terkait kebijakan penutupan jalan Jatibaru Tanah Abang, Jakarta. Sebelumnya, ia juga diketahui pernah melaporkan Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian.

Siapa Jack Boyd Lapian?

Ia adalah Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia. Ia juga merupakan Pendiri BTP Network.

Pelaporan Jack terhadap Anies Baswedan bukan lah kali pertama. Tahun lalu, pada awal terpilihnya Anies sebagai Gubernur baru DKI Jakarta menggantikan Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Jack  juga pernah melaporkan Anies terkait pidatonya yang menyebut kata ‘pribumi’.

Jack yang keturunan Belanda merasa tersinggung karena dirinya merasa sudah jadi bagian dari Indonesia.

“Kebetulan saya keturunan Belanda, jadi kalo dibilang non pribumi, saya pun non pribumi. Terkait dengan bahasa beliau bicara mengenai pribumi yang dulu kalah, sekarang pribumi harus menang. Ini pribumi yang mana, pribumi Arab, Cina atau pribumi yang betul asli Indonesia,” tegas Jack.

Saat memberikan pernyataan tersebut, Jack juga mengatakan jika kakeknya adalah seorang pahlawan nasional.

“Sangat (tersinggung) ya, karena biar gimana pun, kakek saya bukan hanya harta yang diserahkan tapi juga jiwa raga tapi nyawanya untuk kemerdekaan RI. Beliau juga sebagai gubernur kedua Sulawesi setelah Sam Ratulangi, kalau sekarang saya melaporkan gubernur, wajar. Apakah beliau (Anies) sudah jadi Pahlawan?” ucap Jack.

Dalam laporan pertama Jack terhadap Anies bernomor: LP/1072/X/2017/Bareskrim itu,  Anies dituduh melakukan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 Huruf B ke-1 dan 2 dan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Terkait pernyataan Jack soal kakeknya, diketahui bahwa ia adalah cucu dari Pahlawan Nasional Bernard Wilhelm Lapian.

B.W. Lapian berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Ia merupakan pejuang tiga genarasi, yakni pada masa penjajahan Belanda, penjajahan Jepang hingga zaman kemerdekaan.

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, B.W Lapian memperjuangkan berdirinya gereja mandiri Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) yang lepas dari naungan institusi Indische Kerk.

Sedangkan pada masa revolusi kemerdekaan B.W. Lapian menjadi pimpinan sipil yang turut berperan dalam Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado.

Pada masa kemerdekaan (1950) ia dipercayai untuk menjabat sebagai Gubernur Sulawesi  hingga tahun 1951.

B.W Lapian dianugerahi gelar pahlawan nasional pada 5 November 2015 sialam oleh Presiden RI Joko Widodo. Hal itu diketahui dari unggahan foto di Twitter Jack pada November 2017 yang menunjukkan tentang  adanya penganugerahan gelar tersebut dari Presiden Jokowi kepada Kakeknya. []

SUMBER: TRIBUNNEWS

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline