• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 6 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Shalat Dhuha, Tata Cara, Waktu, Jumlah Rakaat, dan Doanya, Ini!

by Dini Koswarini
2 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Waktu Shalat, Manfaat Shalawat bagi Hati,, Jumlah Rakaat Shalat Witir, Hukum Pura-pura Menangis dalam Shalat, Sholat, Keutamaan Shalat Qobliyah Shubuh, Cara Ruqyah Diri Sendiri, Shalat Dhuha, Hal yang Dilarang ketika Shalat, Shalat Witir, Pura-pura Menangis ketika Shalat, Shalat Dhuha

Foto: AI/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SHALAT Dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang dilakukan pada waktu pagi hari setelah matahari terbit hingga sebelum waktu Dzuhur. Berikut adalah tata cara melaksanakan shalat Dhuha:

1. Waktu Pelaksanaan

Awal waktu: Sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit (setelah matahari cukup tinggi).
Akhir waktu: Hingga menjelang masuk waktu Dzuhur.

BACA JUGA: Hukum Shalat Dhuha Setiap Hari

2. Niat Shalat Dhuha

Niat dapat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Berikut adalah contoh niatnya:

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Dalam Bahasa Arab:
“Ushalli sunnatadh-dhuha rak‘ataini lillahi ta‘ala.”

Artinya:
“Aku niat shalat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

3. Tata Cara Shalat Dhuha

Shalat Dhuha dilakukan seperti shalat sunnah lainnya, yaitu dua rakaat dengan satu salam. Jika ingin menambah rakaat, dapat dilakukan dengan kelipatan dua rakaat (2, 4, 6, atau 8 rakaat).

Tata cara setiap dua rakaat:

Rakaat Pertama:
Takbiratul Ihram.
Membaca doa Iftitah (sunnah).
Membaca Surat Al-Fatihah.
Membaca surat pendek (misalnya: Asy-Syams, Ad-Dhuha, atau lainnya).
Ruku’, I’tidal, Sujud, Duduk di antara dua sujud, Sujud kedua.

Rakaat Kedua:
Berdiri kembali.
Membaca Surat Al-Fatihah.
Membaca surat pendek (misalnya: Al-Ikhlas atau lainnya).
Ruku’, I’tidal, Sujud, Duduk di antara dua sujud, Sujud kedua.
Tasyahud Akhir.
Salam.

4. Bacaan yang Disunnahkan

Surah pilihan: Pada rakaat pertama, dianjurkan membaca Asy-Syams (QS. 91) atau Ad-Dhuha (QS. 93). Pada rakaat kedua, dianjurkan membaca Al-Lail (QS. 92) atau Al-Ikhlas (QS. 112).

Bacaan ini bukan kewajiban, sehingga boleh membaca surah pendek lainnya.

5. Doa Setelah Shalat Dhuha

Setelah selesai shalat, dianjurkan membaca doa berikut:

Dalam Bahasa Arab:

اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَى ضُحَاكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاؤُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَائِكَ، وَبَهَائِكَ، وَجَمَالِكَ، وَقُوَّتِكَ، وَقُدْرَتِكَ، آتِنَا مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku berada di langit, maka turunkanlah; jika berada di bumi, maka keluarkanlah; jika sulit, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; dan jika jauh, dekatkanlah. Dengan hak waktu Dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, berilah aku sebagaimana yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.”

BACA JUGA: Lebih Utama Shalat Dhuha di Rumah atau di Kantor?

6. Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

Minimal: 2 rakaat.

Maksimal: Tidak ada batasan, tetapi umumnya Rasulullah SAW melakukan 8 rakaat.

Semoga Allah menerima ibadah Anda dan memberikan keberkahan dalam kehidupan! []

Tags: doa shalat dhuhashalat dhuhaTata Cara Shalat Dhuha
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bagaimana Abu Bakar Masuk Islam

Next Post

5 Panduan Menjadi Muslim yang Sukses dalam Dunia Kerja

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.