ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Setnov Resmi Ditahan, Pengacara: KPK Jangan Permainkan Hukum

0

Advertisements

JAKARTA—Atas Kasus korupsi megaproyek pengadaan KTP Elektronik atau KTP-El, KPK secara resmi menahan Ketua DPR Setya Novanto.

Namun menanggapi keputusan tersebut, Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, merasa tidak terima atas keputusan yang dikeluarkan oleh KPK itu.

“Ditahan dasarnya apa? Undang-undangnya apa yang menyatakan bisa ditahan? Orang sakit diperiksa saja nggak bisa, apalagi ditahan.,Jangan mempermainkan hukum begitu,” ujarnya.

Dia sejak awal memang berkukuh menolak kliennya ditahan KPK karena menilai hal tersebut bertentangan dengan hukum.

Related Posts
1 of 13

“Undang-undang yang mana menyatakan KPK punya wewenang menahan orang dalam keadaan sakit dan belum pernah diperiksa?” ujar Fredrich.

KPK secara resmi mengeluarkan surat perintah penahanan atas Setya Novanto. Namun pihak Novanto disebut menolak menandatangani berita acara penahanan tersebut.

Dalam surat penahanan itu, Novanto sedianya ditahan di Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK. Surat perintah penahanan itu ditunjukkan langsung ke pihak Novanto.

“Penahanan Setya Novanto terhitung 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017,” ucap Febri dalam jumpa pers di gedung KPK, pungkasnya demikian seperti dikutip dari Detik,
pada jum’at (17/11/2017) kemarin. []

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline