• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 20 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Seperti Uwais Al Qarny, Inilah Bakti Salman Al Farisi kepada Ibundanya

by Eneng Susanti
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Upaya pembunuhan terhadap nabi kehidupan masyarakat di masa rasulullah, kelahiran nabi muhammad, Prosesi haji, kabah, Mekah

Ilustrasi. Foto: MUSALMAN the ummah of muhammad (saw)

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SEDERET nama sahabat nabi dikenal sebagai anak-anak yang berbakti kepada orangtuanya. Sebut saja Uwais Al Qarni, muslim pasti sudah tak asing dengan namanya. Uwais merupakan sahabat nabi yang disebut tidak terkenal di dunia tapi sangat terkenal di akhirat. Itu semua karena baktinya kepada sang ibunda semasa hidupnya.

Uwais Al Qarny menggendong ibunya dari Yaman hingga Mekah, dan terus menggendong sang ibu selama melasksanakan ibadah haji.

Nah, selain Uwais Al Qarny, tercatat pula nama Salman Al Farisi. Yang dilakukan Salman pun serupa dengan yang dilakukan Uwais AL Qarny, yakni menggendong ibunya selama melaksanakan haji.

BACA JUGA: Akhlak Seorang Salman Al-Farisi

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Kisah ini diketahui dalam sebuah hadis. Bermula ketika ada seorang sahabat nabi yang bertanya, “Ya Rasulullah adakah orang yang paling disayangi oleh Allah Ta’ala selain Engkau?” Nabi pun menjawab, “Ada, yaitu Salman al Farisi,” sahabat kembali bertanya, “Kenapa, ya, Rasulullah dia begitu disayang Allah?”

Nabi pun bercerita bahwa Salman Al Farisi merupakan orang yang berasal dari keluarga miskin, sementara sang Ibu sangat ingin naik haji. Namun, sayang sang ibu tak mampu untuk berjalan. Keadaan ekonomi Salman tak memungkinkan dirinya dan sang ibu berangkat ke tanah suci.

Namun ternyata kekurangan tersebut tidak menghentikan Salman memenuhi cita-cita sang Ibu. Akhirnya, Salman memutuskan untuk mengantar ibunya naik haji dengan cara menggendongnya dari tempat tinggalnya menuju Mekkah. Perjalanan tersebut membutuhkan waktu berhari-hari hingga tanpa terasa kulit punggung Salman sampai terkelupas.

Panas terik matahari dirasakan oleh Salman ketika melewati padang pasir dari kota Madinah menuju kota Mekkah. Masya Allah, bahkan dirinya harus merasakan rasa panas di siang hari dan dingin di malam hari serta beratnya gendongan yang ada di pundaknya.

Pengorbanan dan usaha yang begitu besar dilakukan agar sampai di rumah Allah sehingga dapat membahagiakan ibunya yang sedang sakit.

BACA JUGA: Saat Salman Al-Farisi dan Abu Darda Meminang

Ketika sampai di kota Mekkah, betapa bahagianya Salman dan ibunya bertemu dengan Rasulullah. Salman bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasul, apakah saya sudah berbakti kepada orangtua saya? Saya menggendong ibu saya di pundak saya berjalan dari Madinah sampai kota Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji.”

Seketika itu juga Rasulullah langsung menangis. Sambil tetap menangis, Rasulullah pun menjawab, “Wahai Saudaraku, engkau sungguh anak yang luar biasa, engkau benar-benar anak shaleh, tapi maaf, (sambil tetap menangis) apapun yang kamu lakukan di dunia ini untuk membahagiakan orang tuamu, apapun usaha kerasmu untuk menyenangkan orang tuamu, tidak akan pernah bisa membalas jasa mereka yang telah membesarkanmu.”

Setelah mendengar jawaban dari Rasulullah, Salman semakin bersemangat untuk meningkatkan baktinya kepada sang ibu. Masya Allah, banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil dari kisah tersebut. Semoga kita semua dapat meniru semangat Salman Al Farisi dalam berbakti kepada orang tua. []

SUMBER: MUSLIMAH DAILY

Tags: ibuKisah Sahabatsalman al farisi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Subhanallah, Malaikat pun Berdzikir

Next Post

Hizbullah Diduga Bikin Rudal dari Amonium Nitrat di Pelabuhan Beirut

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.