• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Inilah Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia

by Ilham Hambali
5 tahun ago
in Sejarah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Jihad Dijalan Allah SWT

ilustrasi, foto: pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SEJARAH masuknya Islam ke Indonesia dimulai dipercayai datang dari wiilayah Gujarat-India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M.

Penyebaran Islam menurut sejumlah catatan Islam tiba di Indonesia melalui peran pedagang asal Persia yang dalam perjalannya singgah ke Gujarat sebeluum ke nusantara sekitar abad ke-13 M. Mereka berargumen akan fakta bahwa banyaknya ungkapan dan kata kata persia dalam hikayat-hikayat Melayu, Aceh, dan bahkan juga Jawa.

Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia, Orang Perlak

Selain itu pula, temuan Marco Polo juga menyatakan sebagai dampak interaksi orang-orang Perlak di Sumatera Utara, mereka telah mengenal Islam. Waktu masuknya Islam di Indonesia sudah berlangsung sejak abad ke-7 dan 8 M.

Namun, perkembangan dakwah baru betul dimulai dari abad ke-11 dan 12. Artinya dakwah di Indonesia sudah merentang selama beberapa abad di masa-masa itu, tidaklah asing dari pandangan musafir Arab. Sulaiman at-Tajir misalnya, sampai ke kawasan Zabij yang ada ditimur India.

ArtikelTerkait

Apa Itu Konspirasi Sykes-Picot: Awal Perpecahan Dunia Islam?

Abdulmejid II, Khalifah Terakhir dalam Islam

Jejak Sejarah Andalusia: Peradaban Islam yang Terlupakan

Siapa Muawiyah bin Abi Sufyan, Pendiri Kekhalifahan Umayyah?

Indonesia sendiri secara konstitusional mengakui 6 agama, yaituu Islam, Katholik, Protesatan, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Meski tak menerapkan hukum Islam secara menyeluruh sebagaimana halnya Arab Saudi dan Qatar, nafas-nafas Islam tetaplah diakui dan diterima dalam hukum positif di Indonesia dengan adanya sejumlah regulasi/undang-undang tentang perkawinan, peradilan agama, perbankan syariah, wakaf, pengeluaran zakat, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, serta yang terbaru Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia: Sebagian besar umat Islam di Indonesia berada di wilayah Indonesia bagian Barat

Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia
Ilustrasi, foto: Unplash

Masuknya Islam ke Indonesia Sebagian besar umat Islam di Indonesia berada di wilayah Indonesia bagian Barat, seperti di pulau Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan. Sedangkan untuk wilayah Timur, penduduk Muslim banyak yang menetap di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara dan engklave tertentu di Indonesia Timur seperti Kabupaten Alor, Fakfak, Haruku, Banda, Leihitu, Tual dan lain-lain.

Di Pulau Sulawesi, Islam menyebar melalui hubungan Kerajaan-kerajaan setempat dengan para Ulama dari Mekkkah dan Madinah, yang sebeluumnya pula sempat singgah di Hadramaut untuk menyebarkan agama Islam ke seluruh pelosok Nusantara.

Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia, Ulama Minang

Selain itu, pengaruh dari Ulama Minang di wilayah Selatan Pulau Sulawesi turut mengantarkan di Kesultanan Gowa dan Kesultanan Bone untuk memeluk adama Islam. Sementara itu, pengaruuh dari Kesultanan Ternate turut berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Sulawesi bagian tengah dan Utara.

Salah satu buktinya adalah eksistensi Kesultanan Gorontalo sebagai salah satu Kerajaan Islam paling berpengaruh di Semenanjung Utara Sulawesi hingga ke Sulawesi bagian Tengah dan Timur. Selain pengaruh Kesultanan Ternate, Ulama-ulama besar yang hijrah ke wilayah jazirah utara dan tengah sulawesi pun turut mempercepat penyebaran agama Islam di wilayah ini.

Selain itu, Kesultanan Tidore yang juga menguasai Tanah Papua, sejak abad ke-17, telah berhasil melakukan upaya penyebaran agama Islam hingga mencapai wilayah Semenanjung Onin di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

BACA JUGA: Bagaimana Masuknya Islam ke Indonesia?

Pada tahun 30 Hijriyah atau 651 M Masuknya Islam ke Indonesia semasa pemerintahan Khilafah Islam Utsman bin Affan (644-656 M), memerintahkan mengirimkan utusannya (Muawiyah bin Abu Sufyan) ke tanah Jawa yaitu ke Jepara (pada saat itu namanya kalingga). Hasil kunjungan duta Islam ini adalah raja Jay Sima, Putra Ratu Sima dari Kalingga, masuk Islam. Namun menurut Hamka sendiri, ituu terjadi tahun 42 Hijriah atau 672 Masehi.
Masa kolonial.

skandar Zulkarnain, Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia,
Foto: Acehpedia

Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia, VOC

Pada abad ke-17 Masehi atau tahun 1601 kerajaan Hindia Belanda datang ke Indonesia untuk berdagang, tetapi pada perkembangan selanjutnya mereka menjajah daerah ini. Belanda datang ke Indonesia dengan kamar dagangnya, VOC sejak itu hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasainnya kecuali Aceh. Saat itu antara kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia belum sempat membentuk aliansi atau kerja sama . Hal ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpootong.

BACA JUGA: 4 Teori Ini Menjelaskan tentang Pertama Kalinya Islam Masuk ke Indonesia

Di akhir abad ke -19, muncul ideologi pembaruan Islam yang diserukan oleh Jamal-al-Din Afghani dan Muhammad Abduh. Ulama-ulama Minangkabau yang belajar di Kairo, Mesir banyak berperan dalam menyebarkan ide-ide tersebut, di antara mereka ialah Muhammad Djamil Djambek dan Abdul Karim Amrullah. Pembaruan Islam yang tumbuh begitu pesat didukung dengan berdirinya seklah-sekolah pembaruan seperti Adabiah (1909), Diniyah Putri (1911), dan Suumatera Thawalib (1915).

Pada tahun 1906, Tahir bin Janaluddin menerbitkan koran pembaruan al-iman di Singapura dan lima tahun kemudian, di Padang terbit koran dwi-mingguan al-Munir. []

SUMBER: WIKIPEDIA 

Tags: Islamke indonesiaMasuknyasejarah masuknya Islam ke Indonesia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengenal Lebih Jauh tentang Asuransi Syariah

Next Post

2 Penyebab Mudah Berbuat Maksiat

Ilham Hambali

Ilham Hambali

Related Posts

sykes-picot

Apa Itu Konspirasi Sykes-Picot: Awal Perpecahan Dunia Islam?

25 Juni 2025
Abdulmejid II

Abdulmejid II, Khalifah Terakhir dalam Islam

24 April 2025
andalusia

Jejak Sejarah Andalusia: Peradaban Islam yang Terlupakan

10 April 2025
Nuaiman bin Amr, Maisun binti Bahdal, Umar bin Khattab, Jasa Utsman bin Affan untuk Islam, Utsman Bin Affan, Muawiyah bin Abi Sufyan, Munafik

Siapa Muawiyah bin Abi Sufyan, Pendiri Kekhalifahan Umayyah?

28 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.