ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Sebutan ‘The Power Emak-emak’ Dikritik, PKS: Itu Sebutan Kedekatan dan Kecintaan

0

Advertisements

JAKARTA—Ketua DPP PKS, Ledia Hanifa angkat bicara soal polemik penyebutan Istilah ‘the power of emak-emak’yang dikritik oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Namun, setelah dikritik PKS punya pendapat berbeda soal emak-emak.

BACA JUGA: Kubu Prabowo-Sandi Rencanakan Bentuk Jubir Khusus Emak-Emak

“Emak, si Mbok, Ambu bukan sebutan yang merendahkan. Justru sebutan karena kedekatan dan kecintaan,” ujarnya, pada Ahad (16/9/2018) kemarin.

Ledia menuturkan panggilan-panggilan itu adalah bentuk ungkapan sayang seorang anak kepada perempuan yang melahirkannya dan atau membesarkannya. Semuanya merujuk ke satu hal.

Related Posts
1 of 7

“Penggunaan istilah emak-emak merujuk pada perempuan,” tandasnya.

Menurutnya, ada banyak hal terkait perempuan yang perlu jadi sorotan. Ada banyak hal yang berhasil setelah diperjuangkan perempuan, sementara di sisi lain perempuan juga sering jadi korban kebijakan publik yang tidak memihak.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Kowani (Kongres Wanita Indonesia) Giwo Rubianto mengkritik istilah the power of emak-emak.

BACA JUGA: Kubu Prabowo-Sandi Rencanakan Bentuk Jubir Khusus Emak-Emak

“Kami tidak mau kalau kita, perempuan Indonesia yang mempunyai konsep Ibu Bangsa sejak tahun 1935, sebelum kemerdekaan, kalau dibilang emak-emak,” tandasnya. []

SUMBER: DETIKNEWS

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline