islampos
Media islam generasi baru

Sebuah Renungan untuk Sang Aktivis Pacaran

Foto: Google Image
0

Oleh: @LaOdeMunafar
Motivator, owner gaulfresh.com & penulis muda yang telah menulis 52 Judul buku-buku cinta dan Motivasi (Id line : laodemunafar)

PACARAN sudah menjadi hal yang wajar dewasa ini, bahkan dari sejak dini sampai dewasa pun mengenal dan mempraktekan budaya barat yang hina ini. Hal ini sangatlah miris bagi generasi muda, terlebih jika pelaku pacaran tersebut adalah umat islam. Tak jarang dengan sebuah ikrar ‘pacaran’ banyak anak muda yang merelakan kemuliaannya dengan gratis. Yang lebih prihatin lagi, dampak negatif pacaran yang semakin membabi buta tak kenal kalangan, kalau dulu ketika zaman jahiliyah mereka mengubur bayi perempuan hidup-hidup saat sudah dilahirkan. Saat ini lebih parah, mereka berani membunuh ruh-ruh bernyawa itu sebelum sempat dilahirkan ke dunia, buktinya dengan banyaknya kasus aborsi yang dilakukan oleh kalangan generasi muda saat ini. Naudzubillah..

Wahai para aktivis ‘pacaran’ sadarkah engkau? Jika pacaran itu adalah perbuatan yang diharamkan oleh Allah SWT? Sadarkah engkau pacaran itu tidak akan membuatmu bertambah dewasa, malah sebaliknya hanya membuatmu melakukan adegan dewasa yang jelas-jelas akan membuatmu melakukan perbuatan dosa?

Apakah kamu lebih suka taat pada janji pacarmu dibandingkan pada janji Allah? Apakah pacarmu bisa membantu kamu bebas dari siksa Neraka? Ga bakalan! Kalau dia sudah tiba di akhirat kelak, maka dia akan sibuk mengurus dirinya sendiri supaya selamat dari siksa Allah. Dapat dipastikan tidak akan mungkin dia mencari kamu dulu. Bahkan mungkin pacarmu akan menuntut, karena kamu sudah menjerumuskan dia ke dalam dosa atas nama cinta. Boro-boro pacar kamu bisa menyelamatkan kamu, orang dirinya saja belum tentu selamat. Di akhirat, semua orang sibuk mengurus diri mereka sendiri, tidak ada yang sempat mengurus orang lain. Jadi meskipun kamu berteriak ‘aku cinta kamu’ sampai mulutmu berbusa, dipastikan pacarmu tidak akan pernah menolong kamu.

Ini buktinya terdapat pada surat Al-An’am ayat 94:

“Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami kurniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa`at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah).”

Jadi BO-HONG kalau saat ini pacarmu bilang ‘cintaku padamu sehidup semati’. CATAT: itu BO-HONG BESAAR. Karena diakhirat pacar kamu akan sibuk mengurus dirinya sendiri. Jangankan di akhirat, sekarang saja, misalnya kamu mati, dia tidak akan mau ikut mati. Bahkan dia akan mencari yang lain lagi. Tertipu kan kamu?!! So…Udah Putusin Aja, dan mari taubat kembali menjadi seorang muslim yang taat. Kalau kamu sudah siap mending langsung nikah aja, sudah halal dapat pahala pula. Karena Islam memang sangat menjaga interaksi antar manusia yang semata-mata untuk memuliakan kedudukan manusia sehingga dapat dibedakan dengan hewan. Waallahu’alam []

loading...
loading...