ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Sebelum Bantai Pekerja Jembatan di Nduga, Kelompok Egianus Kogoya Sempat Beri Surat Peringatan

0

Advertisements

TNI dan Polri langsung gerak cepat memburu kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Papua. Kelompok bersenjata itu telah membuat teror dan memakan banyak korban.

Personel dari TNI dan Polri telah diterjunkan memburu pelaku. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintah pada TNI dan Polri untuk menindak tegas KKB Papua.

BACA JUGA: Siapa Egianus Kogoya, Sosok di Balik Pembunuhan Pekerja Proyek di Papua?

Aparat Polda Papua dan TNI langsung menyiagakan anggotanya di tempat kejadian pembunuhan di Yigi, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua. Di lokasi itulah banyak pekerja dibantai KKB Papua.

Pos-pos TNI dan Polri juga diisi beberapa personel aparat keamanan. Pengamanan ketat ini dilakukan untuk memberikan rasa aman.

Terjun ke lokasi penembakan di Nduga Papua, personel TNI dan Polri langsung mengevakuasi korban selamat maupun tewas pasca kejadian penembakan oleh KKB di Nduga Papua.

BACA JUGA: Catatan Sadis Egianus Kogoya, Pimpinan di Balik Penembakan Pekerja Trans Papua

Jumlah korban tewas yang ditemukan sebanyak 19 orang dan 1 anggota TNI. Aparat keamanan juga menyelamatkan dan mengevakuasi 3 orang yang selamat.

Setibanya di Bandara Timika, para korban selamat dari kelompok bersenjata dibawa ke posko TNI-polri di dalam bandara. Mereka diberi makan untuk memulihkan kondisi.

Salah satu mantan pekerja konstruksi di Nduga, Papua menceritakan, tahun lalu kelompok bersenjata tersebut sudah memberikan surat peringatan agar tidak melakukan kegiatan apa pun/ pada tanggal 1 Desember. []

SUMBER: MERDEKA

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline