Sebanyak 1.148 Warga Desa Tembagapura di Papua Berhasil Dievakuasi

0

PAPUA— Terkait penyanderaan yang dilakukan oleh Kelompok bersenjata yang telah menyandera 1.000 penduduk asli Desa Banti dan 300 warga non-Papua di Desa Kimbely sejak awal November.

Sebanyak 1.148 warga Desa Banti dan Desa Kimbely, Papua, sudah berhasil dievakuasi oleh aparat gabungan polisi dan Tentara Nasional Indonesia, TNI.

Angka itu merupakan gabungan dari warga asli Papua dan non-Papua yang menghuni kedua desa yang terletak di Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, yang dievakuasi secara bertahap.

Pada Jumat pekan lalu, aparat gabungan Polisi-TNI berhasil mengevakuasi 344 pendatang warga non-Papua dari desa-desa tersebut, sebagian sudah kembali ke daerah asalnya masing-masing.

Aparat gabungan mengevakuasi 804 warga asli Papua yang kemudian ditampung di Gedung Eme Neme Yauware, Tembagapura.

Selain polisi dan TNI, sejumlah anggota Pramuka Saka Bhayangkara, Dinas Sosial, dan Badan SAR (Search and Rescue) Nasional sudah berjaga di gedung tersebut untuk membantu warga.

“Evakuasinya berjalan lancar,” kata Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Ajun Komisaris Besar Suryadi Diaz.

Awalnya ratusan warga asli Papua tersebut menolak untuk dievakuasi lantaran enggan meninggalkan rumah mereka.

Namun akibat minimnya pelayanan kesehatan, pendidikan, serta bahan makanan, dan tekanan psikis yang mereka alami akibat penyanderaan, mereka pun memutuskan untuk ikut dievakuasi oleh aparat gabungan pungkasnya demikian seperti dikutip dari AnadoluAgency.[]

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline