ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Sebagai Anak Pengungsi, Bella Hadid Kecam Larangan Donald Trump

foto: tumblr/bel-hadid
0

AMERIKA–Sebagai seorang Muslim dan anak pengungsi, Model Amerika Bella Hadid mengecam larangan perjalanan yang diberlakukan Presiden Donald Trump untuk tujuh Negara mayoritas Muslim. Ia mengatakan, larangan tersebut telah membuat keluarganya sulit melakukan perjalanan ke Amerika.

Bella Hadid berdarah campuran Palestina dan Belanda. Ayahnya Mohamed Hadid, lahir di Palestina. Ayahnya juga pernah tinggal di Suriah serta Lebanon sebelum pindah ke Amerika pada usia 14 tahun. Sedangkan ibunya Yolanda Foster berasal dari Belanda, dan pernah membintangi acara Reality Show di sebuah TV.

“Ayah saya adalah pengungsi ketika pertama kali tiba di Amerika,” katanya. Karena terlahir dari ayah pengungsi, isu larangan pengungsi baginya merupakan masalah kemanusiaan.

Jadi, ia bersama ibunya dan saudaranya ikut dalam aksi protes “No Ban No Wall (Tak ada larangan, tak ada tembok)” di New York dengan membawa papan bertuliskan, “We are all human (Kami semua adalah manusia)”, Dilansir dari Telegraph, Rabu (6/4/2017).

foto: tumblr/bel-hadid

Menurut Bella, sikap yang ia lakukan untuk memperjuangkan keberagaman di Amerika. “Semua orang berhak mendapatkan penghormatan dan perlakukan yang layak, dan setiap orang tidak bisa diperlakukan berbeda hanya karena berasal dari etnis lain” ungkap Bella, dikutip BBC.

Selain itu, Bella juga mengatakan, “Larangan yang dibuat oleh presiden baru Amerika Serikat ini sangat berimbas untuk saya dan keluarga saya,” pungkasnya. []

loading...
loading...