• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 8 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Saat Iron Dome Menahan Rudal Hipersonik Iran

Iron Dome mungkin dapat mencegat rudal-rudal musuh dan mengurangi kerusakan bangunan. Namun, ia tidak mampu menangkis rasa benci masyarakat dunia akibat kekejaman yang dilakukan Israel.

by Saad Saefullah
1 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Iron Dome, Israel

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SERANGAN rudal hipersonik Iran terhadap penjajah Israel memang tidak menimbulkan kerusakan separah dampak serangan Israel terhadap wilayah Iran. Apa yang menyebabkan perbedaan ini? Iron dome.

Amerika Serikat turut membantu Israel menangkis serangan tersebut melalui sistem pertahanan dari kapal induk di kawasan. Yordania juga ikut terlibat dalam upaya menahan rudal-rudal yang masuk. Di samping itu, Israel sendiri memiliki sistem pertahanan udara canggih seperti Iron Dome, yang dirancang untuk mencegat rudal jarak pendek dan menengah. Namun, apakah semua serangan berhasil ditahan secara sempurna?

Ulilabshar Abdallah pernah menggambarkan karakter Israel dengan tepat:
“Seperti orang kaya yang iri, dengki, dan suka merusak; tinggal di rumah besar yang dikelilingi benteng tinggi dan dijaga ketat oleh pasukan keamanan, namun dibenci oleh seluruh tetangganya.”

Lambat laun, orang seperti itu akan dikepung oleh kemarahan. Semakin tinggi benteng yang dibangun, semakin besar pula ketegangan dan permusuhan dari sekitar. Apakah kedamaian bisa diraih hanya dengan perlindungan fisik? Apakah keamanan bisa dibeli dengan sistem pertahanan tercanggih?

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Kita telah menyaksikan contoh serupa dalam sejarah:

Bangladesh, saat presidennya melarikan diri dari istana mewahnya yang dikelilingi tembok tinggi dan militer bersenjata lengkap, karena rakyatnya menyerbu akibat kebijakan yang menindas.

Bashar al-Assad di Suriah, sempat meninggalkan istananya dan pergi ke Rusia ketika rakyatnya mengepung pusat kekuasaannya. Padahal rumahnya dilindungi benteng dan pasukan.

Apakah keamanan sejati berasal dari tembok dan senjata?

Iron Dome mungkin dapat mencegat rudal-rudal musuh dan mengurangi kerusakan bangunan. Namun, ia tidak mampu menangkis rasa benci masyarakat dunia akibat kekejaman yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina. Sistem pertahanan itu mungkin menjaga gedung-gedung tetap berdiri, namun tak mampu mengusir rasa takut dan cemas di hati para pemukim ilegal.

Apakah perlindungan itu hanya soal fisik?

Bukankah trauma, stres, dan depresi sosial di kalangan masyarakat tak bisa disembuhkan dengan rudal penangkal? Bila para pemimpin merasa aman dengan infrastruktur militer, hal itu tidak serta merta menjamin ketenangan batin rakyatnya.

BACA JUGA:  Menyerang Iran: Analisis Sejarah, Karakter, dan Daya Tempur

Negara bukanlah hanya tumpukan bangunan dan persenjataan — negara ada karena rakyatnya. Jika rakyat hidup dalam ketakutan dan keresahan terus-menerus, maka kokohnya sistem pertahanan hanyalah ilusi keamanan.

Inilah karakter bangsa yang dalam Al-Qur’an disebut sebagai bangsa yang dimurkai Allah SWT: bangsa yang tidak memahami esensi dari persoalan kemanusiaan dan keadilan. Mereka lebih memilih melindungi kekuasaan dengan tembok dan senjata, ketimbang membangun hubungan dengan kasih, adil, dan damai. []

Tags: gazairaniron domeisraelNasrulloh Baksolaharpalestinayahudi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenapa Kamu Teh Malas Baca Quran?

Next Post

Orang Bodoh

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.