ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

PSHI UII Minta Kasus Sukmawati Jangan Dipolitisasi

0

Advertisements

JAKARTA—Pusat Studi Hukum Islam (PSHI) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia menyesalkan terjadinya polemik dan kegaduhan di tengah masyarakat, terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri.

Puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakannya dinilai telah menghina simbol agama Islam dan menyakiti hati umat Islam. Namun demikian, PSHI FH UII berharap kasus dan polemik ini tidak diperluas dan diperpanjang lagi.

“Ibu Sukma juga sudah minta maaf secara terbuka, maka mari kita maafkan. Dan kita hormati juga sebagian kalangan yang membawa kasus ini ke proses hukum, karena itu juga merupakan hak warga negara. Tapi yang paling penting, polemik ini jangan dipolitisasi. Apalagi ini tahun politik,” kata Sekretaris Eksekutif PSHI FH UII Ahmad Sadzali kepada Islampos.com melalui keterangan persnya, Ahad (8/4/2018).

PSHI FH UII menilai kasus penistaan agama ini sangat rawan sekali untuk dipolitisasi. Di tahun politik, apapun bisa digoreng dan disajikan sebagai jualan-jualan kampanye politik.

PSHI FH UII juga mengingatkan agar tidak mudah mengkafirkan sesama Muslim, meskipun ia telah berbuat kesalahan. Pengkafiran merupakan sesuatu yang sangat berat sekali, dan tidak dapat dilakukan sembarangan.

“Para ulama salaf sangat berhati-hati sekali berbicara soal pengkafiran. Bahkan ada ulama yang mengatakan bahwa jika perkataannya mengandung sembilan puluh sembilan penafsiran yang mengarah kepada kekafiran,” ungkapnya.

Sadzali menekankan, hanya ada satu penafsiran yang menyelamatkannya dari kekafiran, maka kata dia ambillah satu penafsiran yang menyelamatkannya itu. []

Reporter: Rhio

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline