ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Polisi Tegaskan Tidak Ada Penolakan Shalat Jenazah Nenek Hindun

Foto: Republika
0

JAKARTA—Terkait isu soal penolakan shalat jenazah Nenek Hindun binti Raisman, 78, yang meninggal dunia pada Selasa (7/3/2017) lalu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan menegaskan tidak ada penolakan terhadap nenek tersebut.

“Saya sudah konfirmasi sendiri ke pihak keluarga, bahwa tak ada penolakan,” ujar Iwan, lansir Republlika, Selasa (14/3/2017).

Berdasarkan pengakuan anggota keluarga, almarhum Nenek Hindun yang wafat pada usia ke-78 itu tak bisa dishalatkan di mushola karena terbatasnya orang.

BACA JUGA: Ini Kata FPI soal Jenazah Nenek Hindun yang Dikabarkan Tidak Dishalatkan

Saat itu hanya ada Ustadz Ahmad Syafi’i di sana, dan cuaca juga sedang hujan. “Jadinya terpaksa Ustadz Syafi’i menshalatkan di rumah bu Hindun,” kata Iwan.

Pihak polisi juga juga sudah berkoordinasi dengan pengurus RT, lanjut Iwan, pihak masjid, warga sekitar, dan pihak keluarga Nenek Hindun untuk memperjelas permasalahan tersebut.

Menurut Iwan, permasalahan tersebut muncul karena kesalahpahaman saja. Namun, saat ini sudah tidak ada masalah lagi.

“Tidak ada masalah. Hanya kesalahpahaman saja sehingga tersebar di media massa,” kata Iwan.

BACA JUGA: Beredar Berita Nenek Hindun Ditolak Dishalatkan, Ini Penjelasan Ketua RW

Selain itu, Iwan juga menyebut polisi tidak akan mengambil langkah-langkah termasuk kemungkinan adanya proses hukum.

“Polisi baru bergerak jika bukti dan kasus pidana di sana. Tapi kan tak ditemukan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Nenek Hindun meninggal dunia pada Selasa (7/3/2017) lalu. Kemudian beredar kabar bahwa jenazahnya ditolak untuk dishalatkan di masjid yang terletak tak jauh dari rumahnya hanya karena mencoblos cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. []

loading...
loading...