islampos
Media islam generasi baru

Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Al-Khaththath, Ini Alasannya

Foto: Sumbawa News
0

JAKARTA–Muhammad Al-Khaththath alias Muhammad Gatot Saptono menjadi terpidana kasus dugaan makar sebelum aksi bela Islam 313. Aksi itu menuntut Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dipenjara atas pernyataannya yang menodai agama di Pulau Seribu.

Penahanan Sekretaris Jenderal Forum Ulama Indonesia (FUI) itu hingga saat ini masih berlanjut. Bahkan penahanan itu mengalami perpanjangan waktu, seperti yang diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

“Penyidik masih menganggap itu masih kurang, dalam penyidikan ini masih perlu waktu tentunya masih diperpanjang,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (27/5/2017).

Soal waktu penahanan Al-khaththath, pihak kepolisian masih belum bisa memastikan dalam waktu dekat ini. Pasalnya, sejak dilakukan penangkapan Al-khaththath, 27 Maret 2017 lalu, berkas kasus dugaan makar itu belum lengkap.

“Tinggal melengkapi pemberkasan,” tuturnya.

Desakan muncul dari Alumni Aksi 212 yang meminta Polda Metro Jaya segera membebaskan Al-Khaththath di bulan suci Ramadan ini.

“Agar mereka dapat bertemu dan berkumpul dengan keluarga dalam bulan Ramadhan ini,” kata Ketua Presidium Alumni 212 Ansufi Idrus Sambo, di Manggarai Jaksel, Kamis (25/5/2017) lalu.

Al-Khaththath ditahan atas dugaan makar beberapa waktu lalu. Saat ini Al-Khaththath masih ditahan di Markas Korps Brimob Kelapa Dua Depok yang juga menjadi tempat terpidana kasus penodaan agama Ahok ditahan. []

Sumber: Republika

loading...
loading...